Posted in Non Review

Link of The Week #19: Free Printable Bookmark dan Aplikasi Perpustakaan Digital

 photo link_of_the_week_zps4c5d961b.png

***

Hmmm…Link of The Week terakhir saya diposting tanggal 14 November 2015. Waduh sudah lama sekali ya vakumnya, hahhah. Supaya Link of The Week ini jadi lebih aktif, maka saya ubah sedikit peraturannya. Link of The Week sekarang bisa dishare kapan saja dalam seminggu, tidak perlu nunggu weekend lagi. Jadi kalau kalian punya link tentang buku yang kalian share, langsung share saja ya, dan bagikan linknya di kolom komentar post Link of The Week terbaru saya.

Nah, mumpung sekarang saya lagi punya link yang ingin dishare, jadi langsung saja deh. Link pilihan saya untuk kembalinya Link of The Week setelah sekian lama (yaelah) jatuh pada:

Pertama, 9 Free Printable Bookmark by Wardah di blog Melukis Bianglala-nya 😀

Dulu, saya tidak terlalu butuh bookmark. Secara dulu saya kalau membaca sebuah buku langsung selesai sekali duduk, setebal apapun buku itu, hahaha, *sombong*, *kenakeplak*.

Tapi itu duluuu, waktu saya masih muda dan tidak ada kerjaan. Sekarang entah karena faktor pekerjaan atau faktor usia, saya butuh waktu lama untuk menyelesaikan sebuah buku, bahkan untuk buku tipis sekalipun.

Nah, sekarang saya jadi perlu sekali sama yang namanya bookmark. Sebenarnya banyak benda yang bisa dijadikan bookmark, paling sering sih saya menggunakan bekas struk belanja :D. Tapi terkadang saya juga punya pengen punya bookmark yang unyu. Dan kebetulan, Wardah men-share situs-situs dimana kita bisa mendownload bookmark-bookmark cantik secara gratis. Terima kasih Wardah 😉

Kedua, saya ingin menshare link tentang perpustakaan digital. Sebenarnya, perpustakaan digital ini sudah booming sejak lama. Tapi saya belum sempat mengabadikannya di blog, *uhuk*. Untuk saat ini, saya hanya punya dua aplikasi perpustakaan digital di gadget saya. Mereka adalah iJak dan iPusnas.

Sebenarnya, ada banyak aplikasi perpustakaan digital lain yang dilaunching oleh perpustakaan daerah masing-masing kota. Rata-rata, cara penggunaannya aplikasinya senada, cuma, koleksinya beda-beda. Kadang-kadang ada buku yang ada di iPusnas tapi tidak ada di iJak atau sebaliknya.

Saya sebetulnya tidak terlalu suka membaca buku secara digital, tapi aplikasi perpustakaan digital ini sangat membantu kalau saya ingin membaca sebuah buku yang tidak ingin saya koleksi. Misalnya buku-buku non fiksi atau romance populer yang hanya ingin saya baca karena alasan penasaran saja atau sebenarnya pengen beli tapi tidak ada dana, haha.

Aplikasi perpustakaan digital juga bisa digunakan untuk ikut Proyek Baca Buku Perpustakaan 2018 lo, *promositerselubung*.

Oke, itu links pilihan saya minggu ini. Nah, bagaimana dengan kalian? Adakah ketemu link tentang buku yang menarik hari ini? Yuk, di share ^_^

  • Buat post mengenai satu atau lebih link pilihanmu yang tentu saja harus berkaitan dengan BUKU (˘▿˘)ง
  • Sertakan alasan mengapa kalian memilih link tersebut.
  • Cantumkan button Link of The Week di post kalian dan tautkan menuju blog Ira Book Lover.
  • Tinggalkan link post kalian di kolom komentar post ini.
  • Mari berkunjung ke sesama blogger yang sudah share link pilihannya. Semoga kita bisa menambah koleksi link tentang buku keren yang harus diingat (‘▽’ʃƪ) ♥

Have a nice day all  °\(^▿^)/°

Advertisements
Posted in Non Review

Proyek Baca Buku Perpustakaan 2018

Selamat berjumpa kembali di Proyek Baca Buku Perpustakaan 2018 \^_^/

Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, proyek ini saya buat karena perpustakaan-lah pusat buku terbesar di kota kecil saya. Sampai tahun ini, si kota tercinta masih belum punya toko buku besar. Kalau ingin membaca buku novel yang update-an dikit, masih harus pergi jauh ke Banjarmasin atau beli di toko buku online yang ongkirnya bikin gigit jari.

Continue reading “Proyek Baca Buku Perpustakaan 2018”

Posted in Non Review

Proyek Baca Buku Perpustakaan 2017: The Winners

***

Saatnya pengumuman pemenang Proyek Baca Buku Perpustakaan 2017 \^_^/ .  Ada berapa buku perpustakaan yang sudah kalian baca di tahun 2017? Banyak banget sepertinya ya, soalnya jumlah link yang masuk MisterLinky mencapai 207 entri. Horeeeee…tepuk tangan buat kalian semua, *prokprokprok*.

Oke langsung saja ya. Seperti yang sudah saya umumkan di master post tahun lalu, pemilihan pemenang saya serahkan kepada Mr. Random. So, berikut pemenang yang beruntung dipilih oleh beliau XD :

Continue reading “Proyek Baca Buku Perpustakaan 2017: The Winners”

Posted in Non Review

BBI Share The Love 2017: Guest Post

bbi-share-the-love

Halllooooo…

Kita berjumpa lagi dalam event BBI Share the Love 2017. Seperti yang sudah saya janjikan di post sebelumnya, kali ini saya dan partner saya akan saling bertukar post. Kemarin saya nge-request Ima untuk memberikan rekomendasi buku romance yang happy ending, haha.

So, langsung saja, yuk simak buku-buku romance rekomendasi dari Ima.

Hai, di sini Ima pemilik blog buku Pink’s Review. Aku mau bajak blognya Kak Ira, dulu ya.

Awal mula aku terjun ke dunia buku itu kalau nggak salah pas SD. Bacaan pertamaku tentunya majalah Bobo, tapi untuk novel aku baca Hunger Games, lho. Gila, anak SD bacaannya begituan. Waktu itu aku memang rada ngeri sama kehidupan di Hunger Games, sih, tapi aku bisa tamatin buku setebal itu. Hebat juga, ya? Untuk genre utamaku, romance, aku pertama baca buku karya Ilana Tan, yang Spring in London. Pas baca buku itu juga umurku belum mencukupi sih. Tapi dari situ aku mulai yakin, kalau aku suka sama buku, apalagi yang ceritanya tentang cinta-cintaan. Dan ya bisa dibilang genre favoritku sepanjang masa sih romance.

Tapi sekarang, apalagi sejak bergabung ke komunitas BBI, bacaanku mulai beragam. Aku jadi menyukai genre lainnya seperti misteri, fantasi, detektif, dll. Walaupun begitu aku tetap lebih menyukai genre tersebut kalau ada unsur romancenya. Karena kalau enggak, aku bakalan geregetan sendiri.

Nah, untuk itu di sini aku mau bahas genre favoritku, romance. Tapi daripada cerita, mending aku kasih Top 3 Recommended Romance Book versi aku, ya! Em, karena dapat permintaan khusus dari si empunya blog, aku hanya akan kasih cerita romansa yang happy-ending.

PS: Nomor bukan berdasarkan rating, itu hanyalah nomor acak. Karena begitu sulit menentukan 5 buku romance favoritku.

1. Dark Romance – Zephyr

Aku nggak punya ekspektasi apapun mengenai cerita buku ini. Yang aku tahu hanya covernya begitu cantik. Tapi ketika aku baca, ya ampun, ceritanya manis. Cocok buat bacaan ringan karena konfliknya enggak terlalu rumit. Buku ini genre fantasy-romance. Memang plot yang ada di buku ini sudah biasa dijumpai, walaupun begitu aku tetap enggak bisa menutup halaman untuk sebentar saja. Ceritanya begitu manis dan membuatku senyum-senyum sendiri. Yang paling kusuka adalah bagian akhirnya. Serius, beda banget sama cerita sejenisnya!

2. My Wedding Dress – Dy Lunaly

Aku sudah suka sama tokoh cowoknya dari buku Pssst! Jadi, pas tahu dia akan muncul di buku ini sebagai tokoh utamanya, aku langsung kepengin beli. Dan syukurlah, Wira tetap membuatku pengin punya cowok kayak dia. Dia perhatian banget sama Abby walaupun mereka baru kenal. Perhatian-perhatian kecilnya itu pula yang membuatku makin jatuh hati. Mau dong diajak travelling bareng!

3. The Chronicles of Audy : 21 – Orizuka

Kenapa aku ambil buku kedua dari seri Audy ini? Karena pernyataan cowok peppermint di jemuran itu adegan favoritku di semua buku seri Audy. Dan gara-gara pernyataan itu aku yang kalang kabut. Sama sih kayak Audy. Makasih lho Rex sudah bikin anak gadis orang senyam-senyum kayak orang gila! haha, tapi Alhamdulillah endingnya manis.

Tadinya aku mau bikin Top 5, tapi setelah aku ngecek shelf di goodreads, kok ya buku romance yang aku baca jadi dikit, ya? Hilang kemana itu bukunya? Kalau dilihat-lihat bacaanku beragam banget, haha. Kebanyakan ceritanya juga sudah kulupakan, yang masih membekas hanya karakter cowoknya yang pacar-able. Jadi maafkan, ya cuma bisa kasih tiga rekomendasi buku romance, huhu.

Kalau kalian mau baca resensinya lagi, bisa ke blog Pink’s Review, ya! Haha,, promosi.

Oke deh, aku akan mengembalikan blog ini ke pemilik aslinya! Bye!

Yap, aku terima kembali blognya 😀

Terima kasih ya Ima buat guest postnya.

Kalau bacaanku waktu SD cuma majalah bobo, buku cerita anak bergambar, dan goosebumps, #eh. Ima keren deh waktu SD sudah bisa baca buku setebal The Hunger Games.

Terus, dari ketiga rekomendasi di atas, aku pengen banget baca yang pertama, *segeramasukinwishlist*. Yang kedua bisa dijadikan referensi nih, tentang gimana caranya ngasih perhatian-perhatian kecil yang bikin pasangan meleleh, bukannya malah ilfil, hahhah. Yang ketiga aku sudah baca semua seri The Chronicles of Audy, dan aku lupa 21 itu ceritanya tentang apa, *langsungcekreviewnya*.  Tapi aku setuju, kisah romancenya Audy itu manis banget, *teamRex*.

Okeh, itu dia guest post kami untuk event BBI Share the Love. Masih satu jadwal lagi untuk event ini, yaitu pamer hadiah, hahaha.

Penasaran dengan guest post saya di blognya Ima? Hayuuk…kunjungi blog post Ima tentang BBI Share the Love 2017 di sini ya. Dan ikuti keseruan BBI Share the Love anggota BBI lainnya di link ini.

See yaaa \^_^/

Posted in Non Review

BBI Share the Love 2017: Happy International Book Giving Day!

bbi-share-the-love

 

Yeay, alhamdulillah, akhirnya saya sempat juga mempublish post pembuka untuk event BBI Share the Love 2017 \^_^/

Okeh, langsung saja, jadi untuk memeriahkan International Book Giving Day, BBI mengadakan event BBI Share the Love 2017. Dalam event ini, para peserta akan saling tukar kado buku dan juga saling membuat post di blog peserta lainnya. Silakan klik gambar di atas untuk info lebih lengkap tentang BBI Share the Love.

Dalam event ini, saya berpasangan dengan Rima Dwi Andina, pemilik blog Pink’s Review. Silakan klik link ini untuk meluncur ke blognya Ima.

Waah, kebetulan sekali ya, background blog kami warnanya senada, haha.

Btw, saya senang sekali saat mengetahui kalau Ima mencantumkan romance diurutan pertama genre favoritnya. Soalnya saya jarang baca romance. Bukan karena saya tidak suka, tapi karena takut baper, wkwkwk.

Jadi yah mungkin nantinya saya bakalan nge-request Ima supaya isi guest post-nya tentang rekomendasi buku-buku romance yang tidak bikin baper, atau tips bagaimana supaya tidak baper saat membaca buku romance, hahaha.

Ngomong-ngomong, kado buku dari Ima sudah nyampe ke saya, senangnyaaaaa. Asik banget kadonya sampai pas bertepatan dengan International Book Giving Day. Sebenarnya saya sudah ingin ngepamerin, tapi sepertinya belum waktunya yah, :D.

Oke lah, sekian post pembuka saya untuk event BBI Share the Love 2017. Sampai jumpa lagi di guest post kami nanti yaaaa. See you 😉