Posted in Books, Grasindo, Margaret Silf, Short Stories, Spirituality

One Hundred Wisdom Stories from Around The World Review

 photo one_hundred_wisdom_stories_from_around_the_world_zpsu6dyksdv.jpg

***

“Alkisah, ada sebuah desa yang sedang dirundung masalah. Desa itu terkenal dengan penduduknya yang selalu bahagia dan komunitas mereka yang ramah dan bersahabat baik kepada teman atau pendatang.

Suatu saat tiba-tiba keadaan berubah menjadi kacau. Penduduk desa itu tanpa sebab yang jelas mulai berseteru satu dengan yang lain. Permusuhan timbul dari persahabatan dan kepercayaan yang ada selama ini, …

Pendatang menjadi enggan untuk datang berkunjung ke desa itu. Penduduk pun menjadi terlalu sibuk dengan urusannya masing-masing sehingga desa itu perlahan-lahan menuju kehancuran” —-hlm. 137

***

Sebuah kondisi desa yang terasa familiar ya? Dulunya ramah dan bersahabat, sekarang berseteru satu sama lain. Silakan simak bagaimana seorang asing memberikan solusi terhadap masalah tersebut dalam cerita “Hadiah dari Orang Tak Dikenal”.

Ada banyak kisah bijak yang terasa familiar di sini. Bahkan ada lebih dari satu dengan tema Jaka Tarub yang mencuri selendang bidadari. Membuat saya jadi bertanya-tanya, kenapa cerita seperti Jaka Tarub ini banyak sekali versinya. Daerah mana ya yang pada awalnya menceritakan kisah ini? Dan apa sebenarnya pesan bijak yang terkandung di dalam kisahnya?

Ngomong-ngomong, kisah-kisah yang ada di buku ini memiliki suasana Eropa yang kental. Jadi terasa beda karena biasanya kalau saya membaca cerita-cerita bijak, pasti temanya Asia.

At last, kisah-kisah yang diceritakan memang indah dan mengandung pesan bijaknya masing-masing, tapi sayang, menurut saya kurang nyaman dibaca. Entah karena terjemahannya, atau memang sudah dari sananya, atau memang saya-nya yang lagi error. #eh.

***

Judul: One Hundred Wisdom Stories from Around The World – 100 Cerita Bijak dari Seluruh Penjuru Dunia | Pengarang: Margaret Silf | Penerbit: Grasindo | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan Kedua, April 2006, 228 halaman | Status: Pinjam di Perpustakaan Daerah Kab. Hulu Sungai Utara | Rating saya: 3 dari 5 bintang

***

Submitted for

Advertisements
Posted in Books, Donny Dhirgantoro, Family, Grasindo, Indonesian Literature, Motivation

2 REVIEW

2_DonnyDirgantoroTitle: 2 | Author: Donny Dhirgantoro| Edition language: Indonesian | Publisher: Grasindo| Status: Pinjem di Perpus | Date borrowed: 27 September 2013 |  My rating: 3 of 5 stars

***

Ini Bulutangkis, dan Ini Indonesia…

Keluarga Gusni adalah keluarga bulutangkis. Papanya pembuat kok bulutangkis. Kakaknya, Gita, adalah pemain bulutangkis terkenal.

Gusni juga ingin menjadi pemain bulutangkis. Bukan karena ingin ikut-ikutan Kak Gita. Tapi karena ingin membahagiakan orang tuanya katanya.

Gusni sudah mulai membayangkan dirinya sebagai pemain bulutangkis. Mengalungkan Merah Putih di lehernya dan terharu mendengarkan Indonesia Raya.

Tapi ada satu masalah yang membuat mimpinya terancam kandas. Masalah yang hanya bisa diatasi kalau ada keajaiban. Dan Gusni memutuskan untuk meraih keajaiban itu. Tidak peduli kalau itu tidak mungkin. Gusni memutuskan untuk mewujudkan mimpinya. Karena cita-cita tidak akan bisa diraih hanya dengan mimpi. Butuh satu bahan lagi untuk mewujudkannya. Segala sesuatu diciptakan 2 kali.

***

Kocak abis dan penuh kata motivasi yang membakar semangat. Tapi somehow saya merasa motivasinya tidak terlalu ampuh. Secara simple, tidak ada dorongan untuk mencatat kata-kata motivasi tersebut seperti yang dulu saya lakukan saat membaca 5 cm.

Mungkin karena saat membaca buku ini keluarga saya sedang ditimpa musibah. Atau mungkin karena buku ini mengatakan kenyataan dengan keras bahwa berani bermimpi saja memang tidak cukup.

Hampir sepanjang buku saya lupa kalau judul buku ini adalah 2. Baru ingat lagi saat istirahat sejenak dan memandang sampul depan buku yang tergeletak di atas tempat tidur. Hampir sepanjang buku, dalam pikiran saya judulnya Ini Bulutangkis, dan Ini Indonesia ^_^

Kesimpulannya, kocak dan kata motivasinya bagus. Mungkin kalau saya membaca ulang buku ini di kondisi yang berbeda, kata-kata motivasinya akan berefek kuat. So, 3 dari 5 bintang untuk buku ini.  I liked it.