Posted in Books, Children, Family, Fantasy, Kathryn Littlewood, Noura Books, Review 2015

Bite-Sized Magic Review & Secret Santa 2014: The Reveal

secretsanta2014

Banner_BacaBareng2015-300x187

bite-sized_magic_uploaded_by_irabooklover

Judul: Bite-Sized Magic| Seri: The Bliss Bakery #3 | Pengarang: Kathryn Littlewood | Penerbit: Noura Books | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan Ketiga, September 2014, 345 halaman | Status: Owned book, Hadiah dari Secret Santa 2014 (‘▽’ʃƪ) ♥ |  Rating saya: 4 dari 5 bintang

***

Sebenarnya sih untuk ceritanya cuma 3 bintang, tapi covernya yang cantik dan sisi halamannya yang … errrr — kalau menurut istilah bahasa Banjar sih …. begirap-girap —- membuat saya memberi bonus 1 bintang lagi.

Oke, kembali ke Toko Roti Keluarga Bliss. Rose yang beberapa waktu lalu memenangkan kontes masak terkeren mulai merasakan bagaimana tidak enaknya jadi orang terkenal. Saking kesalnya, Rose berharap dia tidak perlu membuat roti lagi. Dan jleb…harapannya terkabul.

Tiba-tiba pemerintah mengeluarkan aturan bahwa toko roti kecil tidak boleh lagi beroperasi untuk mendapatkan keuntungan. Jadi toko roti Bliss pun tidak bisa lagi beroperasi. Dan itu artinya, Calamity Falls terancam kacau lagi. Untung ibu Rose menemukan ide untuk tetap membuat roti, tapi membagikannya secara gratis, setidaknya untuk sementara, karena kalau begitu terus lama-lama mereka bisa bangkrut.

Seakan belum cukup direpotkan oleh undang-undang, Rose juga direpotkan oleh Tn. Butter, pemilik perusahaan Mostess, perusahaan kue besar dengan ribuan karyawan, yang menculik Rose dan memaksanya untuk menyempurnakan resep kue ajaib dengan maksud jahat. Nah, berhasilkah Rose dan keluarganya menghentikan rencana jahat Tn. Butter?

Pasti berhasil dong. Caranya? Silakan baca sendiri bukunya :D. Yang pasti buku ini lumayan kocak dengan kehadiran Ty, Sage, serta Gus dan Jacques. Sayang Leigh sudah sembuh dari mantra Lily, kalau tidak, Leigh pasti lucu sekali ngomong dengan gaya anak kecil sok dewasa.

Dan saya masih kurang suka dengan Rose. Walaupun dia berhasil menyempurnakan kudapan yang bahkan Lily pun tak bisa melakukannya, tapi penyakit kurang percaya diri Rose kadang-kadang masih kumat. Saya jadi gregetan dibuatnya. Untunglah tidak separah buku-buku sebelumnya. Dan sebagai hadiahnya, Rose mendapatkan sesuatu yang begitu berharga di akhir kisah.

Tapi yang paling saya suka dari kisah ini adalah tentang bagaimana cara para tokoh baik melawan tokoh jahat. Mereka mengajarkan kalau kejahatan hanya bisa dikalahkan dengan cinta… #eaaaaaaaaaa. Jadi, alih-alih melawan orang jahat dengan kejahatan, lebih baik memberikan mereka limpahan kasih sayang. Ah, seandainya resep-resep ajaib itu memang ada ^_^

***

Nah, sekarang saatnya menebak siapa yang memberikan buku cantik ajaib ini kepada saya (‘▽’ʃƪ) ♥

Sebelumnya saya ingin minta maaf kepada SS yang mungkin gregetan karena dapat X yang bebal benget sama teka-teki 😀 *sungkem sama SS*

Okeh, mari kita pelototin lagi riddle-nya:

ss_2014_riddle_1

ss_2014_riddle_2

ss_2014_riddle_3

ss_2014_riddle_4

ss_2014_riddle_5

TEBAK JUDUL ALBUM SO7 YANG MENGGUNAKAN ANGKA SEBAGIAN DAN JUGA MERUPAKAN JUDUL SEBUAH FILM

TEMUKAN AKU DALAM SAJAK SAJAK

YANG MUNGKIN SEBAGIAN ISINYA PATAH HATI TAPI MENCOBA MEMBUATMU JATUH CINTA

SALAM SS

Seperti yang sudah saya bilang di post riddle sebelumnya, saya menebak riddle ini ada hubungannya dengan lagu-lagu di album So7 yang berjudul 30 Hari Mencari Cinta. Tapi meskipun saya mendengarkan lagu-lagu di album itu sampai jebol *colek Bzee* 😀 , saya tidak berhasil menemukan di mana SS saya bersembunyi.

Akhirnya setelah selesai membaca “Segigit Keajaiban” dan merenung sejenak,  saya tetiba teringat komen-komen yang ada di post riddle.

….saya jadi ingat komen dari Mbak Dewi yang membuat saya melototin gambar SS….

….dan juga komen dari Dhani yang bilang bisa jadi clue pertama dan kedua tidak berhubungan sambil ikut melototin gambar Santa….

Jadi, saya rasa kuncinya ada pada gambar Santa….

Oh astagaaaa … saya baru sadar….

JANGAN-JANGAN!!!

JANGAN-JANGAN!!!…*mulai lebay*

JANGAN-JANGAN SANTA SAYA ADALAH ……. *deng deng*.

Ah, mari kita telusuri dulu satu-satu 😀

Yap, semuanya berawal dari gambar-gambar yang dibuat SS seperti yang dibilang Mbak Dewi. Gambar-gambar itu, mengingatkan saya dengan gambar-gambar unyu yang digambar oleh … errr … seseorang yang saya curigai sebagai SS di event #PuisikuHariIni yang kami ikuti bersama.

Kalau dikait-kaitkan, album So7 yang berjudul 30 Hari Mencari Cinta itu cocok dengan event yang di host oleh Mbak Atria itu. Ditambah lagi dengan bunyi clue kedua yang mengatakan “temukan aku dalam sajak-sajak“.

Dan isi puisi tersangka SS ini kebanyakan memang tentang patah hati, tapi ada juga yang bisa membuat jatuh cinta. Saya bahkan masih ingat dua puisi yang jadi favorit saya waktu itu. Kebetulan yang satu tentang patah hati:

puisiDhani

Hiks…benar sekali….bagaimana kau bisa mengatakan aku patah hati kalau hatiku sudah terkikis habis 😥

*ehm OOT*

Dan yang satunya lagi membuat jatuh cinta:

puisiDhani_donatkasih

Eaaaaa, puisi ini bisa digunakan untuk ngegombal, haha. *ehm OOT lagi*.

Nah, dari gambarnya ketahuan tuh siapa Santa saya. Yah, sebenarnya saya belum 100% yakin sih, hohoho, tapi saya ngotot saja menyatakan bahwa Secret Santa saya adalah Dhani alias Nur Ramadhani Anwar si empunya blog Rumah Baca.

Oh tolong Tuhan, semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar semoga benar. *merapal mantra tahun lalu*.

Entah benar atau tidak, yang pasti, siapa pun SS saya, terima kasih banyak buat bukunya. I really liked it. Thank you so much yaaaaa. Mmmuaaahhh ^_^

Advertisements
Posted in Books, Children, Fantasy, Kathryn Littlewood, Noura Books, Review 2014

A DASH OF MAGIC REVIEW

 photo adashofmagic_zps8d7885ac.jpg

Title: A Dash of Magic | Series: The Bliss Bakery Trilogy #2| Author: Kathryn Littlewood | Edition language: Indonesian | Publisher: Noura Books | Edition: Second edition, October 2013 | Status: Owned book [Fantasy RC 2013 2nd Winner hosted by Alice’s Wonderland] | Date received: March 2013 | My rating: 4 of 5 stars

Pasca berhasil mendapatkan buku resep ajaib, Bibi Lily jadi terkenal dan mulai menjual produk ajaib. Siapapun yang memakannya akan langsung menjadi fans berat bibi Lily.

Keluarga Bliss pun mencari cara untuk mendapatkan buku resep mereka kembali. Dan akhirnya diputuskan kalau Rose akan menantang Lily dalam adu memasak di sebuah kontes memasak terkenal di Paris.

Masalahnya sekarang adalah Rose tidak punya buku resep ajaib sedangkan Bibi Lily punya. Nah lo, bagaimana caranya Rose bisa mengalahkan Bibi Lily yang hebat?

Jawabannya adalah dengan hati yang tulus. Wah bagaimana hati yang tulus bisa mengalahkan si jago memasak yang punya buku resep ajaib? Yah semuanya hanya ada di Dash of Magic 😀

***

Covernya masih cantik. Sisi halamannya masih sparkling blue. Ceritanya masih ajaib dan lucu.

Sayang saya masih kurang suka dengan karakter Rose.  Tapi lumayanlah, disini Rose lebih sedikit pemberani.

Saudara-saudara Rose lucu-lucu. Ty yang narsisnya kelewatan, Sage yang terobsesi untuk selalu melucu dan yang paling lucu tentu saja Leigh, saudari Rose yang paling muda yang berumur 4 tahun. Leigh tidak sengaja memakan makanan yang mengandung produk ajaib Lily. Leigh pun langsung mengidolakan Lily dan gaya bicaranya berubah seperti wanita dewasa. Lucu banget deh pokoknya 😀

Selain itu ada juga tokoh baru, Gus si kucing dan Jacques si tikus. Keduanya lucu dan bikin gemes. Trus keluarga Bliss ternyata juga masih punya kakek buyut yang juga mempunyai buku resep rahasia, tapi buku tersebut ditulis dalam bahasa yang terlupakan.

At last, saya lebih suka buku yang ini daripada yang pertama. 4 dari 5 bintang untuk A Dash of Magic. I really liked it.

Posted in Author, Books, Children, Fantasy, Genre, Kathryn Littlewood, Noura Books, Publisher

BLISS REVIEW

 

Bliss Kathryn Littlewood

Title: Bliss | Series: The Bliss Bakery Trilogy #1| Author: Kathryn Littlewood | Edition language: Indonesian | Publisher: Noura Books | Edition: Second edition, February 2013 | Status: Owned book [New Author RC 2013 giveaway winner hosted by Ren’s Little Corner] | Date received: May, 2nd 2013

Sir Jasper Bliss memarut satu labu hijau besar sambil menyenandungkan nama kedua pelanggannya yang kesepian itu sebanyak tiga kali. Sir Bliss mengayak sekepal tepung dan sekepal gula menggunakan pengayak logam. Sir Bliss menaburkan duan cangkang-ek sari vanili tahiti terbaik ke atas tepung. Kemudian, dia mencampurnya dengan adonan sebutir telur Burung Cinta Bertopeng, Agapornis personata, yang didapatkan Sir Bliss dari seorang paranormal yang telah mengumpulkannya dari rimba belantara primitif di Madagaskar.

Rosemary Bliss tahu kalau ayah dan ibunya bisa membuat kue ajaib dari buku resep ajaib. Namun mereka tidak pernah mengijinkan Rose mencoba resep-resep dari buku tersebut. Dan Rose merasa ini  sangat tidak adil.

Sampai pada suatu hari, ayah dan ibunya harus pergi ke kota tetangga. Mereka meminta Rose agar menjaga buku resep tersebut tetap terkunci di  dalam pintu pendek dibalik tapestri di ujung lorong kamar pendingin di lantai bawah.

Namun, godaan datang dari saudara-saudara Rose, dan juga dari Bibi Lily–yang katanya datang untuk menjaga mereka selama orang tua mereka pergi.

Rose pun tergoda. Dia ingin membuktikan kepada orang tuanya kalau dia juga bisa membuat kue dari buku resep ajaib. Akhirnya dia dan saudara-saudaranya mencoba beberapa resep yang menarik. Diantaranya Muffin Asmara dan Cookie Kebenaran.

Sayangnya, walaupun tujuan dibuatnya Muffin dan Cookie itu baik, ada saja kekacauan yang terjadi. Parahnya lagi, kekacauan tersebut terjadi di seluruh kota Calamity Falls.

Sanggupkan Rose dan saudara-saudaranya, memperbaiki kekacauan tersebut? Sebelum orang tua mereka tahu dan pulang dari kota tetangga.

***

Cantik. Lucu. Enak. Seperti kue

Covernya cantik. Sisi halamannya sparkling blue. Ceritanya ajaib dan lucu.

Hanya saja saya kurang suka dengan karakter Rose dan Lily. Sepertinya mereka berdua plin-plan. Tidak konsisten mau jadi jahat atau baik.

Tidak masalah sih sebenarnya. Cuman saya nya saja yang kurang suka dengan karakter yang tidak konsisten. Rasanya kayak kehilangan pegangan. Apalagi kalau tokoh utamanya yang “lemah”.

Whatever lah, setidaknya saya masih suka dengan tampilan bukunya yang cantik serta ceritanya yang ajaib dan lucu. Selain itu, ada banyak kue di buku ini. Jadi pengen cicipin satu deh.

***

“Namun, terkadang—seperti saat ini—mendengarnya secara langsung terasa sangat penting”

Mungkin kita semua pernah merasakan apa yang dirasakan oleh Rose. Perasaan bahwa kita tidak ada apa-apanya dibandingkan saudara-saudara kita. Perasaan kalau kita bukan orang penting di dalam keluarga.

Kadang terasa menyebalkan kalau kita dibanding-bandingkan dengan saudara kita sendiri. Lebih menyebalkan lagi kalau dibandingkan dengan anak tetangga #eh.

So, wajar dong kalau kita akhirnya jadi lupa kalau sebetulnya keluarga kita sangat menyayangi kita lebih dari apapun. Meskipun kadang perbuatan dan perkataan mereka menunjukkan yang sebaliknya.

Kadang kita ngambek, kita marah, kita merasa tidak disayang, kita merasa tidak penting dan merasa tidak dibutuhkan.

Pertanyaannya bagaimana dengan kita sendiri. Kalau ditanya sayangkah kita dengan keluarga kita, pasti jawabnya sayang . Namun apakah sikap kita juga menunjukkan yang sebaliknya?

Yaah…kadang yang terjadi hanyalah kesalahpahaman.

Mungkin kita malu mengakui kalau kita saling menyayangi. Mungkin fakta kalau kita saling menyayangi sudah terlalu jelas sehingga tidak perlu dibuktikan lagi.

Tapi benar seperti kata Rose:

“Orang tuanya mencintainya dan menghargainya. Seharusnya dia menyadari itu jauh di lubuk hatinya. Namun, terkadang—seperti saat ini—mendengarnya secara langsung terasa sangat penting.”

Ayo buktikan kepada keluarga kita kalau kita sangat menyangi mereka. Dengan perkataan dan perbuatan. Sebelum semunya menjadi kacau. Seperti yang terjadi di Calamity Falls. ♪(´ε` )

PS: Review ini diikutkan untuk even Fantasy RC 2013

Fantasy RC 2013

dan New Authors RC 2013

New Authors RC 2013