Posted in Books, Gramedia Pustaka Utama, Rhonda Byrne, Self Help

The Power (Reread) Review

***

Lagi demen baca ulang buku-buku The Secret ^_^

Saya cukup heran saat melihat rating yang dulu saya berikan saat membaca buku The Power untuk pertama kalinya. Ratingnya tidak sebagus buku The Secret. Waktu itu saya rasa buku The Power hanyalah versi The Secret yang sengaja dipanjang-panjangkan, hahhah, *sungkemsamasipengarang*.

Tapi setelah membaca untuk yang kedua kalinya. Justru sekarang The Power-lah yang sanggup membuat saya termenung, *halah*. The Power membahas tentang apa sih sebenarnya daya terbesar yang bisa menggerakkan Rahasia?

Apa itu Rahasia sudah dijelaskan di buku The Secret. Rahasia adalah (semoga ini tidak termasuk spoiler) hukum tarik menarik. Menurut #TimTheSecret, hukum tarik-menarik-lah kunci dari semua yang terjadi dihidup kita. Kalau kita menarik yang baik-baik, maka hal yang baik-baik pula yang datang kepada kita, begitu juga sebaliknya. Dan alat yang digunakan untuk menarik hal-hal tersebut adalah pikiran. Kata pamungkasnya adalah “pikiran menjadi sesuatu”.

Nah coba tebak, apa Daya yang bisa kita gunakan, untuk dapat menarik sesuatu yang kita inginkan dengan begitu kuat? Jawabannya adalah Cinta (tsaaah). Bisa diterima kan ya? Iyakan saja deh, hahhah.

Jadi The Secret (Rahasia) adalah hukum tarik-menarik, dan The Power (Daya) adalah Cinta.

Sama seperti The Secret, The Power juga dipenuhi dengan kutipan-kutipan dari orang-orang besar, baik dari masa sekarang, maupun masa lampau, dari berbagai agama dan kepercayaan, dari berbagai belahan dunia. Semuanya menyampaikan pesan yang sama tentang kekuatan Cinta.

Cinta dapat melakukan apa saja untuk Anda! Yang harus Anda lakukan adalah mengungkapkan rasa cinta dengan merasa senang, hal negatif apa pun dalam hubungan Anda akan lenyap. Setiap kali Anda dihadapkan pada situasi negatif dalam hubungan, solusinya selalu cinta! Anda tidak akan tahu cara penyelesaiannya, namun bila Anda terus saja merasa senang dan mengungkapkan rasa cinta, penyelesaian akan muncul.

Pesan dari Muhammad, Lao Tzu, Buddha, Yesus, dan semua orang besar sudah cukup lantang dan jernih — Cinta!

hlm. 222

Intinya, yang bisa saya tangkap dari The Power adalah, saya harus mencari Sumber Daya, yang karena kecintaan kita terhadapnya, bisa memberikan daya dorong yang kuat untuk menggerakkan hukum tarik-menarik. Buku ini juga mengajarkan trik-trik yang bisa kita lakukan untuk bisa selalu menggunakan Cinta. Karena buku ini mengutip semua tokoh besar dari berbagai kepercayaan, dari berbagai waktu dan belahan dunia, maka saya merasa seperti diberi pilihan untuk bebas memilih metode mana yang sesuai dengan “keadaan” saya.

Inilah yang membuat saya merenung. Saya jadi bertanya-tanya. trik mana yang cocok, yang bisa saya gunakan? Apa atau siapa yang dapat menjadi Sumber Daya saya, agar saya selalu bisa “merasa senang dan mengungkapkan rasa cinta” kepada sesama, kepada kehidupan? Jawabannya mudah ternyata. Saya sudah lama tahu. Tapi lebih sering terabaikan daripada diingat 😉

The Power membuat saya menyadari kenapa selama ini Sumber Daya itu terabaikan oleh saya. Saya tidak pernah berusaha untuk mengenal Sumber Daya itu lebih dekat. Bukankah ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang? Bagaimana bisa saya menjadikannya Sumber Daya kalau saya sendiri tidak pernah berusaha untuk itu?

Tidak terhitung berapa buku yang sudah saya baca. Banyaknya diantaranya tebalnya seperti bantal. Tapi tidak ada satu pun buku tentang Sumber Cinta itu yang benar-benar serius saya baca, dengan senang hati dan ikhlas sebagaimana saya membaca buku-buku cerita. Selama ini saya membacanya hanya sebagai kewajiban dari sekolah, hanya untuk mematuhi perintah guru. Hanya agar orang tua tidak marah di rumah.

At last, karena kali ini The Power membuat saya…errr…jadi sedikit lebih insaf, maka saya akan memberi 5 dari 5 bintang. Yeah, it’s amazing.

***

Judul: The Power | Pengarang: Rhonda Byrne | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan I, Jakarta, 2010 | Penerjemah: Rani Moediarta | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Status: Owned book,  24 Januari 2011 | Rating saya: 5 dari 5 bintang

Advertisements

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s