Posted in Books, Cornelia Funke, Fantasy, Gramedia Pustaka Utama, Inkworld

Inkspell Review

***

“Apa gunanya cerita bila kita tidak belajar darinya?”

(Inkspell, hlm. 372)

***

SPOILER ALERT

Blurb

Meskipun satu tahun telah berlalu, tak sehari pun Meggie melupakan berbagai peristiwa luar biasa dalam Inkheart, cerita yang tokoh-tokohnya keluar dari buku lalu mengubah hidup Meggie selamanya.

Sedangkan bagi Staubfinger, kebutuhan untuk kembali ke dalam cerita yang asli sekarang berubah menjadi keharusan. Ketika ia menemukan pencerita jahat yang memiliki kemampuan magis untuk membuatnya masuk kembali ke cerita, Staubfinger pun meninggalkan Farid, muridnya yang masih muda, dan terjun ke Inkworld.

Farid lantas mencari Meggie, dan mereka menemukan jalan untuk ikut masuk ke cerita. Di sana keduanya bertemu Fenoglio, penulis kisah asli Inkheart, yang sekarang tinggal di dalam ceritanya sendiri—dan mendapati cerita itu berubah banyak, malah mungkin berkembang ke arah negatif yang tak pernah dibayangkannya.

Bisakah Meggie, Farid, dan terutama Fenoglio mengembalikan cerita ini ke jalur semula?

My Review

Masih ingat dengan apa yang terjadi di buku pertama, Inkheart? Well, hanya sedikit yang saya ingat. Pokoknya semuanya baik-baik saja. Sekelam tinta memang, tapi sekali lagi semuanya baik-baik saja. Capricorn terkena senjata makan tuan. Meggie bisa berkumpul kembali dengan keluarganya. Fenoglio menghilang ke dalam Inkheat, dan Staubfinger beserta Farid tertinggal dan memilih pergi setelah sebelumnya merebut Inkheart yang dengan senang hati diserahkan oleh Mo.

Tapi buku karangan Fenoglio itu masih belum berhenti membuat masalah. Staubfinger menemukan pembaca baru, seseorang bernama Orpheus yang licik. Orpheus berhasil memulangkan Staubfinger, namun ternyata Orpheus bekerja sama dengan musuh.

Farid yang panik meminta bantuan Meggie agar bisa menyusul Staubfinger. Mereka berdua berhasil masuk ke dalam Inkheart dan ajaibnya berhasil bertahan hidup di Hutan Tak Berujung sampai berhasil menemukan Fenoglio dan Staubfinger sendiri.

Sementara itu, kepergian Meggie berhasil membuat semua penghuni rumah Ellinor galau. Namun, kegundahan mereka tidak berlangsung lama. Dengan berbagai cara, mereka semua akhirnya berhasil memasuki Inkheart. Kehadiran mereka berpotensi mengubah jalan cerita Inkheart, yang memang sudah dari dulu mulai tak terkendali, sejak Mo menarik keluar Capricorn, Basta dan Staubfinger dari dalam cerita mereka sendiri.

***

Saya tidak menyangka buku dengan tema dan sampul seindah ini bisa menceritakan kisah yang suram.

Sebelumnya terima kasih kepada Mbak Maria @ Hobby Buku yang mau direpotin buat mencarikan buku yang sudah lumayan langka ini, *bighug*.

Ternyata Inkspell tebal juga ya. Pegal juga bacanya. Tapi asik sekali berada di antara halaman-halamannya. Walaupun cerita yang disampaikannya kelam. Dan endingnya bikin frustasi. Bisa-bisanya Staubfinger melakukan hal itu. Bisa-bisanya Farid jadi seegois itu.

Paling seru pas adegan Pangeran Perak melakukan verifikasi apakah buku putih memang memenuhi spesifikasi yang dijanjikan, (abaikan istilah aplikasi komputernya, wkwkwk). Wuiih, saya sampai menahan napas. Bagaimana kalau tidak sesuai? Mo dan Meggie bisa tewas saat itu juga.

At last, tidak banyak yang saya ingat setelah membaca Inkspell. Soalnya endingnya membuat penasaran dan saya langsung membaca Inkdeath. So, saya beri 4 dari 5 bintang untuk Inkspell. I really liked it  (‘▽’ʃƪ) ♥

***

Judul: Inkspell | Seri: Inkworld #2 | Pengarang: Cornelia Funke |Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Edisi: Bahasa Indonesia; Cetakan pertama; Jakarta, Juni 2012; 680 halaman; 18 cm | Alih bahasa: Dinyah Latuconsina & Monica D. Chresnayani | Status: Owned Book (@HobbyBuku) | Rating saya: 4 dari 5 bintang | Bisa dibeli di: Belbuk.com, Bukabuku.com

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

One thought on “Inkspell Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s