Posted in Non Review

Scene on Three #50: sHe

Scene on Three hosted by Bacaan Bzee

Pada hari Minggu yang cerah, ketika Dhinar sedang belajar di kamarnya, tiba-tiba dia dikagetkan suara dering ponselnya.

“Nomor asing”, gumamnya setelah melihat nomor yang berkedip-kedip di layar ponselnya.

“Halo?”

“Halo! Dhin, ini gue, Flemming!” seru suara di ujung telepon.

“Ada perlu apa?” tanya Dhinar dingin.

“Memangnya kalau telepon harus ada perlu?” Flemming balik bertanya.

Dhinar mendengus. “Oh, nggak ada perlu, ya? Kalau begitu kututup.”

“WOOOI!” cegah Flemming. “Gue yang telepon nih!”

“Lalu kenapa?” tanya Dhinar. “Telepon itu percakapan dua arah, kalau yang satu nggak setuju berarti nggak akan ada yang namanya percakapan.”

(sHe, hlm. 99-100)

Scene yang diambil dari buku sHe by Windhy Puspitadewi. Menyenangkan sekali membaca buku ini, ceritanya kocak, dan saya suka dengan penggambaran sifat dua tokoh utamanya yang sangat bertolak belakang. Ada Dinar, tipe anak SMA yang gaul dan ceria. Ada Dhinar, tipe anak SMA yang kutu buku dan pendiam, bahkan cenderung sinis. Saya tentu saja termasuk “Team Dhinar”😄

Scene di atas itu, saya banget. Saya paling jengkel kalau ada yang menelpon di hari Minggu, apalagi kalau dalam kasusnya Dhinar, saat dia sedang belajar, atau dalam kasus saya, saat saya sedang menikmati “me time” dengan membaca buku.

Apalagi kalau si penelpon cuma mau ngobrol doang. Sama seperti Dhinar, saya rasa itu tidak penting banget. Apalagi kalau si penelpon memaksa teleponnya diangkat, memaksa ngobrol, dan dalam kasus yang paling ekstrem, memaksa mengajak keluar. Aaaaaargh….itu betul-betul membuat saya jengkel.  Kadang saking jengkelnya, saya jadi malas untuk sekedar melanjutkan chat atau melanjutkan percakapan telepon, apalagi keluar dan menghabiskan waktu dengan orang-orang yang bisa dibilang bukan orang yang “satu tim” dengan saya. Membayangkannya pun saya sudah capek.

Terdengar egois sekali yak, huehehe, tapi swear deh, saya butuh weekend untuk refill. Dan itu harus dibayar mahal, karena tidak semua orang bisa mengerti, dan cenderung menghakimi saya sebagai orang yang sombong dan antisosial. Saya benar-benar minta maaf karena lebih memilih melewatkan weekend sendiri daripada ngumpul-ngumpul atau ngobrol-ngobrol dengan kalian. Yeaaah, nanti ada waktunya kok saya bakalan keluar dari gua.😉

Baiklah, setelah sekian lama absen, ini adalah Scene on Three pertama saya di tahun 2016. Ayo bagikan scene favoritmu. Silakan klik gambar paling atas untuk aturan main Scene on Three ya. Have a nice “3” for you \^_^/

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s