Posted in Bentang Pustaka, Books, Dewi Lestari, Review 2016, Romance

Majalah Pecinta Buku No. 2 dan #BacaBukuPerpus Giveaway Winners

Majalah Pecinta Buku No. 2

EDITORIAL

 photo 05865-banner2bposbar2b2016_zpswx291h9a.jpg

Halllooooo..masih dalam rangka Posting Bareng Blogger Buku Indonesia 2016, kami memutuskan untuk ikut muncul kembali di blog saudari kami tercinta.

Di edisi sebelumnya, kami … katakanlah … terlalu banyak bereksperimen dengan tampilan yang membuat kami akhirnya capek sendiri. Di edisi ini kami akan menampilkan Majalah Pecinta Buku dengan format yang lebih sederhana namun tetap penuh warna.

Di edisi kedua ini, Majalah Pecinta Buku akan menampilkan sajian utama dari Posting Bareng BBI bulan Maret. Mengusung tagar #BBILagiBaca, dari tanggal 14 – 30 Maret 2016, Ira sudah meluncurkan tweet-tweet di akun twitter-nya sehubungan dengan buku yang sedang dia baca. Dan yang mendapat tugas untuk mengumpulkan tweet-tweet tersebut adalah saudari Bungsu dan Cili. Sepertinya akan mudah, sebab Ira tidak sempat nge-tweet terlalu banyak.

Review dari buku tersebut, tentu saja akan ditulis oleh Ira. Kami rasa dia tidak bisa melemparkan tugas ini kesiapa-siapa😄

Karena buku yang dia baca untuk Posting Bareng ini adalah buku perpustakaan, tanggal 14 Maret kemarin Ira mengadakan giveaway untuk para peserta Proyek Baca Buku Perpustakaan. Pengumuman pemenangnya akan diumumkan di post ini. Selamat buat yang beruntung. Bagi yang belum menang, mari kita doakan bersama-sama agar Ira lebih sering mengadakan giveaway.

Terakhir, mungkin ada yang bertanya-tanya siapa itu Komandan Mama. Saya adalah editor untuk majalah ini. Saya adalah saudari tertua. Adik-adik saya bilang saya orangnya galak plus ngebos, dan itulah asal-muasal julukan Komandan Mama. Padahal saya aslinya adalah kakak yang baik hati dan tidak sombong.

SALAM EDITOR,

KOMANDAN MAMA

(IRA, BINGUNG: “Siapa yang menyuruh Komandan Mama memperkenalkan diri?”

(CILI, BUNGSU, SEREMPAK: “Kami lebih setuju dengan kakak yang galak dan ngebos daripada yang baik hati dan tidak sombong”)

 

KLIPING TWEETS

 photo bbilagibaca_zpsrmgc65lg.png

DISUSUN OLEH:

CILI DAN BUNGSU

 

PERAHU KERTAS REVIEW

Dulu sekali, saat masih SMA, saya mempunyai sedikit drama saat membaca Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh. Apa dramanya? Nanti deh saya ceritakan setelah saya baca ulang Supernova. Yang pasti, drama tersebut membuat saya selalu menunda-nunda untuk membaca karya Dee lagi. *sungkem*.

Tapi, buku Perahu Kertas ini, seperti memanggil-manggil dari rak perpustakaan. Apalagi bukunya sebentar saja sudah kucel, tanda banyak yang pinjam.

So, akhirnya bukunya saya pinjam, dan setelah membaca beberapa halaman-halaman awal, bukunya langsung saya tutup lagi. Bukan karena tidak bagus, tapi karena saya merasa ceritanya bikin nagih. Saya punya feeling kalau saya sudah mulai baca, saya tidak akan bisa meletakkannya lagi. Jadi, mengingat bukunya lumayan tebal, saya rasa, saya perlu menyiapkan waktu khusus untuk membaca Perahu Kertas.

Dan benar seperti dugaan saya, Perahu Kertas benar-benar susah buat dilepaskan sebelum selesai dibaca. Belum lagi isu yang diangkat terasa dekat. Tentang impian dan cita-cita yang bertentangan dengan realita. Belum lagi kalau keingat lagunya, wuiiih, saya rasa saya kena demam Perahu Kertas walaupun sepertinya sudah telat sekali.

Sayang saya belum menonton filmnya. Meskipun begitu, kisah Kugy dan Keenan terus terngiang-ngiang di kepala dalam wujud Adipati Dolken dan Maudy Ayunda😄.

Ide tentang melarutkan Perahu Kertas untuk curhat dengan Neptunus saya rasa keren sekali. Kalau saja tetangga-tetangga saya tidak terlalu kepo, saya mungkin akan menghayutkan Perahu Kertas juga di sungai dekat rumah. *dikeplaktetangga*. Jadi agen Neptunus sepertinya asik juga, siapa tahu bisa ketemu Percy, *salahcerita*.

Selain Neptunus, hal yang paling berkesan bagi saya dari buku Perahu Kertas ini ada di adegan berikut:

Sepeninggal istrinya, Adri kembali menatap teve dengan pandangan kosong, seperti yang ia lakukan sedari berjam-jam yang lalu. Di dalam kepalanya ada program yang berjalan sendiri. Kenangan, pertanyaan, lamunan tentang satu orang. Keenan.

Keenan … di mana kamu sekarang, Nak? Bertahun baru di mana? Apakah kamu kesepian? Kelaparan? Kedinginan? Dan ia hanya bisa menyapa dan menanyakan itu semua dalam hati. Dalam kesunyian. Dalam ketidadaan.

Setengah mati, Adri berusaha menahan. Hingga pada satu titik rasanya tidak lagi tertahankan. Dan sebutir air mata pun bergulir di pipinya.

(Perahu Kertas, hlm. 215)

Nah, ini nih, entah kenapa saya merasa adegan ini sedih sekali. Mungkin karena terasa familiar. Kita sebagai anak biasanya tidak menyadari betapa orang tua sangat menyayangi kita. Apalagi kalau sikap orang tuanya dingin dan tidak mau mengalah seperti Papa-nya Keenan ini. Sama sekali tidak menunjukkan kalau sebenarnya beliau sangat sayang dan peduli kepada Keenan.

Errr…tidak tahu ini termasuk spoiler atau tidak, tapi bagi yang sudah membaca Perahu Kertas, pasti sudah tahu kalau akhirnya, gara-gara mikirin Keenan, Adri jadi kena stroke.

Biasanya, kalau ada masalah orang tua – anak seperti ini, saya bakalan mendukung si anak. Tapi kali ini, sepertinya saya mendukung Papa-nya Keenan deh. Benar sih, apa yang diharapkan Adri ke Keenan salah, tapi bukan berarti salah sama sekali kan? Adri hanya berharap yang terbaik bagi Keenan. Meskipun yang terbaik itu menurut versi si Bapak.

Saya lebih setuju dengan sikapnya Kugy, ambil jalan memutar dulu, setelah mapan, baru TERSERAH. Jadi tidak ada drama kabur dari rumah atau stroke segala. Ngomong-ngomong kok saya yang sewot ya? Ini kan cuma cerita, *garuk-garuk gingsul*.

At last, kalau menurut saya sih ya, buku Perahu Kertas ini bisa membuat kita “terhanyut” dan kena “mabuk laut” setelahnya😀. Keren deh, saya suka.

Judul buku: Perahu Kertas | Pengarang: Dewi “Dee” Lestari | Penerbit: Bentang Pustaka | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan XVIII, September 2012, 444 hlm. | Rating saya: 4 dari 5 bintang

IRA

 

PENGUMUMAN PEMENANG #BACABUKUPERPUS GIVEAWAY

Saatnya mengumumkan pemenang #BacaBukuPerpus Giveaway. Terima kasih untuk semua peserta yang telah berpartisipasi.

Sudah banyak buku-buku perpustakaan yang kalian baca ya. Hebaaaaat. Saya malah baru nambah satu o(≧∇≦o)

Oke langsung saja. Berikut adalah link yang masuk berdasarkan rekapan saya. Satu orang pemenang akan dipilih secara acak dari sini.

  1. Ring Ding Dong – Alexandra (FBTwitter – IG)
  2. Ring Ding Dong – Cewephobia (FBTwitter – IG)
  3. @IpinKaramel – Reputation (FB – Twitter – IG)
  4. @IpinKaramel – Travel Writer Diaries (FB – Twitter – IG)
  5. Pelahap Kata – Jack and Jill Go Skating (FBTwitterIG)
  6. Ring Ding Dong – Count to Ten (FBTwitterIG)
  7. Ajeng Bercerita – Memilikimu (FB – Twitter – IG)
  8. Panda Kapiler – Hablu Minannas (FB – Twitter – IG)
  9. Ring Ding Dong – Sulaiman Sang Penakluk Hati (FBTwitter – IG)
  10. Pelahap Kata – How Do Dinosaurs Love Their DOGS? | How Do Dinosaurs Love Their CATS? (FBTwitter IG)
  11. The Bookish Fever – Please Look After Mom (FB – Twitter – IG)
  12. The Bookish Fever – Looking for Alaska (FB – Twitter – IG)
  13. Ring Ding Dong – Selamat Malam Kabutku Sayang (FB Twitter – IG)
  14. Ring Ding Dong – Hannah, Misteri Gadis Terpasung (FB Twitter – IG)
  15. Mysterious Mistery – Pusaran Energi Ka’bah (FB – Twitter – IG)
  16. The Bookish Fever – Rumah Lebah (FB – Twitter – IG)
  17. Ring Ding Dong – In Paris Where I Meet You (FB Twitter IG)
  18. Pelahap Kata – The Little White Owl (FBTwitterIG)
  19. Resensi Buku Nisa – Ziarah (FB – Twitter – IG)
  20. The Bookish Fever – If I Stay (FB – Twitter – IG)

Dan yang beruntung dipilih oleh Mr. Random adalah nomer: photo bacabukuperpusgarandom1_zpsyerjsenp.png@IpinKaramel – Reputation (FB – Twitter – IG)

Satu orang pemenang lagi diambil dari link-link di bawah.

 photo bacabukuperpusga_zpsetk7bntx.png

Dan yang beruntung adalah nomor:
 photo bacabukuperpusgarandom2_zpsacyooo8q.png
@ntarienovrizal – Galau Putri Calon Arang

Selamat buat  @ipinkaramel dan @ntarienovrizal  \^_^/. Hadiahnya adalah buku pilihan kalian sendiri seharga maksimal Rp80.000,-. Silakan pilih bukunya di BukaBuku.com atau BukuKita.com saja ya, saya familiarnya cuma sama yang dua itu😀 . Silakan DM NAMA, ALAMAT LENGKAP, NO TELPON dan LINK BUKU YANG KALIAN INGINKAN ke akun Facebook atau Twitter saya. Ongkos kirim saya yang tanggung ^_^

Sekali lagi terima kasih buat peserta Proyek Baca Buku Perpustakaan yang sudah berpartisipasi. Yang belum beruntung jangan berkecil hati, semoga nanti kalian beruntung di akhir periode proyek atau mungkin … di giveaway berikutnya, semoga😉

IRA

 

NB

—Proyek Buku Jalan-Jalan saya bersama Zelie @ Book-admirer dimundurkan ke bulan depan. Neptunus mengabarkan bahwa perahu kertas yang saya layarkan kepada Zelie menghadapi cuaca buruk di perjalanan. Tapi dia baik-baik saja, dan masih mampu melaksanakan misi “jalan-jalan” kami. Nantikan kabar yang dibawa oleh perahu kertas bulan depan ya😉

IRA

 

***

Submitted for Proyek Baca Buku Perpustakaan

 photo proyek_baca_buku_perpustakaan_zpsbae5o9ei.png

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

4 thoughts on “Majalah Pecinta Buku No. 2 dan #BacaBukuPerpus Giveaway Winners

  1. perahu kertas ini temanya emang nyambung banget yaa untuk yg pernah punya impian tapi bertentangan dengan “sekitar”. tapi aku agak2 merasa cerita romansnya kemanisan buat seleraku hahaha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s