Posted in Books, Fantasy, Gramedia Pustaka Utama, Interworld, Michael Reaves, Neil Gaiman, Review 2016

Interworld Review

 photo f2fc61a2-25d0-4e37-8399-0d3316ca681a_zps6kmd84kw.jpg

***

SPOILER ALERT

***

Awalnya seperti Neverwhere, seorang manusia biasa — atau dalam kasus kali ini — remaja biasa, dengan kehidupan yang biasa, menghadapi tugas sekolah yang mungkin agak tidak biasa tapi masih bisa dibilang wajar, lalu kemudian tiba-tiba jleb … remaja itu pindah ke dunia lain, dan kehidupannya yang biasa saja mulai menjadi tidak biasa lagi.

Joey Harker, tiba-tiba bisa melintas antar dimensi. Ditengah kebingungannya, tanpa sadar Joe membuat dirinya sendiri menjadi incaran dua kekuatan besar yang ingin menguasai semua dimensi. Kebetulan menurut mereka Joe adalah Pelintas yang berbakat. Mereka adalah kubu Binary yang mengandalkan kekuatan sains dan kubu HEX yang mengandalkan kekuatan sihir.

Nah, ini keren sekali menurut saya. Ada sihir dan sains sekaligus. Sedikit mengingatkan saya dengan film The Sorcerer’s Apprentice dan serial The Librarians.

Diantara dua kubu yang bersitegang itu, ada sebuah pasukan yang bertekad menjaga agar sains dan sihir tetap seimbang. Uniknya, pasukan ini terdiri dari versi-versi diri Joe sendiri dari berbagai dunia. Nah, kalau yang ini jadi mengingatkan saya dengan film The One😄

Kisahnya asik sekali. Ini tipe cerita yang bisa membuat saya penasaran sampai akhir. Apa yang dihadapi Joe benar-benar tidak terduga. Termasuk peristiwa awal yang dialaminya bersama Jay. Wah, sayang sekali, padahal saya sudah mulai suka dengan Jay.

Saya juga suka dengan konsep versi-versi diri Joe yang lain dari berbagai dimensi. Lucunya, versi-versi diri yang lain ini mempunyai nama yang mirip dengan Joe. Tadi sudah ada Jay kan? Nah coba bayangkan nama-nama yang mirip dengan nama mereka. Saya salut sekali karena nama Joe bisa diutak-utik menjadi berbagai nama serupa. Sampai akhirnya ada versi diri Joe yang bernama J’r’ohoho, wkwkwkwk, saya jadi jadi pengen ber-ohohoho juga😄. Ironisnya lagi, J’r’ohoho ini ceritanya lumayan galak.

Awalnya saya sedikit tidak ngeh dengan konsep versi diri yang lain ini. Sampai akhirnya saya menyadari kalau gaya bicara Joe dan Jay mirip. Sama-sama tipe b*go lucu ala Percy Jackson.

Ada satu kutipan yang saya suka sekali dari Interworld. Kutipannya lumayan panjang sih, ini dia:

Entah apakah aku sudah pernah menyebutkan bahwa Melintas ini sama seperti kecakapan apa pun yang kau miliki, yaitu bahwa aku menikmatinya. Rasanya menyenangkan, rasanya benar, menggunakan pikiranku untuk membuka Medan-Antara, untuk melintas dari dunia ke dunia ke dunia. Para jago catur bermain bukan demi uang, atau bahkan demi kompetisi — mereka bermain karena mereka mencintai permainan itu. Para genius matematika mendapatkan kepuasan bukan dari berkebun — mereka memainkan dan mengolah teori-teori yang sudah ada di dalam kepala mereka, atau mengkhayalkan bahwa Pi setara dengan bilangan yang tak terhitung banyaknya. Seperti pesenam yang sudah terlatih, kini setelah aku ingat akan kecakapanku, aku gatal ingin menggunakannya.

Aku tidak bisa membayangkan tidak pernah Melintas lagi seumur hidupku.

(Interworld, hlm. 181)

Bagus ya? Kutipannya. Jarang-jarang kan genius matematika dijadikan contoh sebuah kecakapan yang menyenangkan😉

Oh ya, ngomong-ngomong, lewat buku ini, saya jadi baru tahu kalau Neverwhere ternyata dibuat serial televisinya. Whoah saya jadi penasaran. Dan ngomong-ngomong lagi, Interworld ini ternyata juga buku berseri. Well, sepertinya daftar wishlist saya bakalan bertambah lagi.

At last, saya kasih 4 dari 5 bintang untuk Interworld deh, I really liked it ^_^

***

Judul: Interworld | Pengarang:  Neil Gaiman dan Michael Reaves | Edisi bahasa: Indonesia | Alih Bahasa: Tanti Lesmana | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama (Cetakan Pertama, Jakarta, Juni 2010)  | Jumlah halaman: 280 halaman | Status: Owned book | My rating: 4 of 5 stars

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

One thought on “Interworld Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s