Posted in Books, Fantasy, Gramedia Pustaka Utama, Neil Gaiman, Review 2015

Stardust Review

 photo stardust_zpsbyxsi3kn.jpg

Hikayat ini bermula, seperti banyak dongeng lainnya, di desa Tembok.

Cantik. Menurut saya fisik buku ini cantik. Begitu juga cerita di dalamnya.

Sebelum membaca buku ini, saya melewati minggu yang benar-benar sibuk dan membuat stres. Penampilan cantik Stardust menawarkan recharging yang menjanjikan. Memegang bukunya saja sudah mengingatkan saya dengan versi filmnya yang terasa begitu fantasi.

Setelah membaca bukunya, well, saya merasa seperti … errr … terbarukan.  Memang benar Stardust adalah kisah fantasi dewasa. Ceritanya juga sedikit kelam. Tapi masuk ke dalam sebuah dunia sihir yang berdampingan dengan dunia manusia terasa sangat menyenangkan. Seakan dunia sihir itu sendiri tidak mustahil untuk dijangkau. Seakan dengan membacanya saja, saya benar-benar bisa keluar dari kejenuhan dunia nyata yang penuh dengan hal remeh tapi cukup memusingkan sehingga membuat saya stres.

Stardust sendiri menceritakan tentang kisah seorang pemuda yang jatuh cinta pada gadis tercantik di desa tempat tinggalnya. Saking cintanya, si pemuda menjanjikan sang gadis sebuah hadiah berupa bintang jatuh.

Si pemuda yang bernama Tristran menyeberangi tembok yang memisahkan desanya dengan sebuah desa sihir. Menemukan si bintang jatuh gampang bagi Tristran, tapi membawa pulang si bintang yang ternyata berwujud seorang gadis pemarah ternyata sangat sulit. Belum lagi si bintang jatuh juga diincar oleh penyihir yang menginginkan kemudaan dan para pangeran yang menginginkan kekuasaan.

At last, saya senang sekali dengan suasana dongeng yang ada di dalam buku ini. Efeknya mampu membuat saya merasa sangat siap menghadapi hari-hari sibuk yang akan datang. Seruwet apapun masalah yang mungkin akan saya hadapi, tetap tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perjuangan Tristran untuk membawa pulang si bintang jatuh dan menghadapi musuh-musuh yang sepertinya mustahil untuk dikalahkan 😀

So, 5 dari 5 bintang untuk Stardust karena saya tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa sebuah buku fantasi bisa memberi efek recharging yang full seperti ini.  I really liked Stardust ❤ ❤ ❤ ❤ ❤

***

Title: Stardust – Serbuk Bintang | Author: Neil Gaiman | Genre:  Fantasy | Edition language: Indonesian, Jakarta, April 28th, 2008 | Page: 254 pages | Translator: Femmy Syahrani Ardiyanto and Herman Ardiyanto | Publisher: Gramedia Pustaka Utama |  Status: Owned book |  My rating: 5 of 5 stars

Advertisements

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s