Posted in Adventure, Author, Books, Children, Fantasy, Genre, Lauren Oliver, Mizan Fantasi, Publisher, Review 2015

Liesl & Po Review

wpid-img_20150521_074629.jpg

***

Hal pertama yang saya suka dari buku ini adalah ilustrasinya. Indah sekali. Rasanya seperti membaca sebuah buku dongeng.

Eh tapi cerita Liesl & Po memang seperti dongeng. Hanya saja ceritanya agak suram. Ceritanya bersetting di sebuah dunia tanpa warna. Segalanya tampak abu-abu. Dan yang paling parah adalah tidak ada mentari yang bersinar di dunia Liesl.

Liesl sendiri adalah seorang gadis kecil yang dikurung oleh ibu tirinya di dalam loteng. Di loteng inilah Liesl menerima kunjungan dari Po dan Bundle. Po mengaku dirinya dan Bundle adalah hantu. Bentuk Po hanya seperti bayangan seorang anak, entah laki-laki atau perempuan, pokoknya Po adalah Po. Bundle berbentuk seperti bayangan binatang, entah anjing atau kucing, yang pasti Bundle adalah Bundle. Untunglah Po dan Bundle adalah hantu yang sangat baik. Liesl meminta Po mencari ayahnya yang baru saja meninggal. Sebagai balasan, Po hanya meminta Liesl untuk membuatkan gambar untuknya.

Po berhasil menemukan ayah Liesl. Pesan dari ayah Liesl membuat Liesl yakin untuk menguburkan abu ayahnya ke sebuah tempat kenangan di dekat pohon willow. Bersama Po dan Bundle, Liesl nekat memulai perjalanan yang jauh.

Sementara itu, sementara Liesl duduk menggambar di lotengnya, ada seorang anak bernama Will, yang terus memandang Liesl. Will adalah murid seorang alkemis yang kejam. Will sangat ingin berkenalan dengan Liesl. Tapi Will tidak mempunyai keberanian.

Suatu hari, Will tidak sengaja membuat kotak milik alkemis yang berisi sihir terkuat di dunia dengan kotak abu ayah Liesl tertukar. Kecerobohan Will membuat si alkemis, seorang Lady serakah, dan ibu tiri yang jahat mengejar kedua bocah ini.

Petualangan Liesl dan kawan-kawan pun dimulai. Diperjalanan, anak-anak dan hantu-hantu ini membuat diri mereka dikejar lebih banyak orang. Nah lo, kenapa memangnya dengan mereka? Padahal anak-anak ini cuma ingin menguburkan abu ayah Liesl di tempat yang layak. Tanpa mereka sadari, misi sederhana ini ternyata menghasilkan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan.

Wow, saya suka sekali dengan cerita petualangan Liesl & Po. Saya suka dengan tipe cerita anak-anak yang bisa menghangatkan hati seperti ini. Tidak peduli jika kita tinggal di dunia sesuram apapun, kalau kita mempunyai hati yang luas, maka kita bisa membuat dunia tersebut kembali berwarna dan bahkan bisa membuat matahari bersinar kembali.

Ngomong-ngomong ending dan catatan penulis cerita ini sedikit mengingatkan saya dengan  The Tale of Despereaux karya Kate DiCamillo. Sesuatu seperti menemukan cahaya di dalam hati. Bedanya, ada sedikit misteri dan sihir di Liesl & Po. Dan oh ya ada hantunya juga😄

At last, saya awalnya tidak mengira kalau cerita Liesl & Po bakalan seperti ini. Saya kira ceritanya manis seperti Bliss-nya Kathryn Littlewood ketimbang seperti The Tale of Despereaux-nya Kate DiCamillo yang bisa … errr … menimbulkan cahaya😀 . So, 4 dari 5 bintang untuk Liesl & Po. I really liked it.

***

Title: Liesl & Po |  Author: Lauren Oliver | Ilustrator: Kei Acedera | Edition language: Indonesian | Translator: Prisca Primasari | Publisher: Mizan Fantasy | Edition: 1st edition, April 2013 |  Status: Owned book  | My rating: 4 of 5 stars

***

Submitted for CLRP and Lucky No. 15 RC Category Cover Lust

childlit_01

and

lucky-no15

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s