Posted in Books, Raditya Dika, Review 2015

Kambing Jantan Review

Banner_BacaBareng2015-300x187

Baca Bareng BBI 2015 Bulan April Tema Buku yang Sudah Diterbitkan yang Sebelumnya Dipost Online

wpid-img_20150423_131411.jpg

***

Buku pertama Raditya Dika yang saya baca. Isinya tentang catatan harian yang ditulis dengan … errrr … lucu, tapi tidak lucu-lucu amat. Namun saya bisa membayangkan pasti lucu banget kalau membaca catatan harian ini di blog.

Karena isi buku ini ditulis dalam format diary yang sebelumnya pernah dipost di blog, jadinya antar chapter ceritanya rada tidak nyambung. Yah seperti diary lah. Hari ini ada kejadian ini, esoknya ada peristiwa itu dan sebagainya. Saya bacanya jadi nyantai karena tidak terlalu penasaran.

Dan yah, seperti yang saya bilang sebelumnya, saya sepertinya juga tidak nyambung dengan lelucuan yang ada di buku ini. Meskipun lucu, paling banter saya cuma tersenyum, tidak sampai ngakak guling-guling lah kalau istilah lebay-nya. Tapi sekali lagi, seandainya saya membacanya di blog, saya rasa pasti lucu sekali.

Ngomong-ngomong saya mau curhat dikit deh saat membeli buku ini. Sebagai pengingat untuk diri saya sendiri kalau beli buku jangan terlalu rakus, hahhah. Saya sengaja beli Kambing Jantan-nya Raditya Dika untuk Baca Bareng bulan April. Saya belinya di event Banjarbaru Book Fair 2015. Nah kebetulan saya baru saja kalap beli buku dari stand sebelah yang nge-diskon buku-buku lamanya gede-gedean.

Terbawa suasana (aiih), saya pun membeli buku Kambing Jantan di stand-nya tanpa memerikasa berapa harganya (kebetulan buku-buku yang ada di stand itu tidak ada label harganya). Saya nganggepnya semua stand yang ada di BBF 2015 ngediskon semua bukunya. Lagipula seingat saya buku Kambing Jantan ini terbitnya sudah lumayan lama. Setelah sampai di kasir saya baru sadar kalau buku-buku yang ada di stand ini mahal sekali. Sebagai perbandingan, harga 2 buku yang ada di stand ini sebanding dengan harga 4 buku dari stand sebelah dengan spesifikasi (yaelah spesifikasi) yang kurang lebih sama. Hiks.

Parahnya lagi, keesokan harinya saat saya pergi ke toko buku, saya menemukan buku Kambing Jantan yang harganya jauh lebih murah. Seakan belum cukup, begitu saya pergi ke perpustakaan, saya juga menemukan buku Kambing Jantan di rak. Oke, sepertinya saya dihukum karena melanggar perintah mama papa untuk tidak kalap di event Book Fair semacam itu *sungkem sama mama papa*😥

At last, buku ini lumayan menghibur. Cerita pengalaman belajar Raditya Dika di Ostrali juga keren dan lucu. 3 dari 5 bintang deh, I liked it ^_^

***

Judul: Kambing Jantan: Sebuah Catatan Harian Pelajar Bodoh | Pengarang: Raditya Dika| Penerbit: Gagas Media | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan XLIV, 2014 | Cetakan Pertama: 2005 |  Jumlah halaman: 236 halaman | Rating saya: 3 dari 5 bintang

***

Submitted for  New Authors RC 2015Lucky No. 15 RC Category Who Are You Again?

narc2015

lucky-no15

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

One thought on “Kambing Jantan Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s