Posted in Books, Eoin Colfer, Fantasy, Gramedia Pustaka Utama, Review 2015, Science Fiction

Artemis Fowl Review

wpid-img_20150208_172714.jpg

***

Senang sekali rasanya saat menemukan buku ini di jajaran buku diskon di Stand Gramedia Banjarmasin. Yap, ini adalah buku ketiga yang saya baca hasil dari kalap di event 3rd Banjarbaru Book Fair 2015.

Sudah lama mendengar buku Artemis Fowl. Awalnya menyangka ceritanya seputar mitologi Yunani. Tapi setelah dibaca, Artemis Fowl ternyata adalah nama seorang bocah lelaki berusia 12 tahun yang jenius tapi sayangnya seorang kriminal. Artemis ini, mengingatkan saya dengan Nathaniel dari The Bartimaeus Trilogy. Seorang tokoh utama yang antagonis eh, saya suka❤

Nah, anak-anak jenius yang kriminal kadang lebih berbahaya daripada orang dewasa yang juga kriminal. Yah setidaknya dalam cerita ini. Soalnya Artemis percaya dengan yang namanya dunia peri. Dia juga percaya kalau peri menyimpan emas yang banyak. Nah, si Artemis ini ingin mendapatkan emas para peri. Caranya? Dengan menyandera seorang peri dan meminta tebusan.

Well…well…well, Artemis ini berani sekali ya. Tapi karena dia jenius, Artemis selalu dua langkah di depan para peri. Mereka harus adu kecerdasan dan adu fisik juga pastinya. Artemis dengan kejeniusannya berhasil mengakali sihir para peri. Artemis juga punya pengawal pribadi yang sangat hebat dan bertubuh besar bernama Butler.

Tapi kejeniusan Artemis pun ada batasnya. Ada beberapa hal yang terjadi diluar perkiraannya. Dan peri yang disandera oleh Artemis, Holly Short, bukanlah peri sembarangan. Dia termasuk peri yang … errr … berani mengikuti hati nuraninya.

Nah hal ini tentu saja jadi masalah bagi Artemis maupun Holly. Lalu bagaimana kelanjutan kisahnya? Berhasilkan Holly bebas dan kembali ke Kaum-nya. Dan berhasilkah Artemis mendapatkan emasnya? Yaaah, seperti biasa silakan baca sendiri bukunya😀

Yang pasti saya suka sekali dengan buku ini. Perpaduan antara fantasi peri dengan science-fiction. Siapa sangka bahkan di dunia peri pun teknologi bisa menggeser posisi sihir. Dibuku ini, para peri menyebut kita manusia sebagai Kaum Lumpur loh. Hahhahh, kasian sekali para manusia di dunianya Artemis. Btw, buku ini juga punya humor-humor yang lumayan bikin ngakak. Sayang sekali saya rasa bahasanya agak kaku. Entah memang sudah dari sananya, atau salah terjemahannya, atau otak saya yang lagi korslet. Oh ya, cover-nya juga unik. Sekilas cover-nya sepertinya cuma warna hitam dengan sentuhan blink-blink. Tapi setelah diamati lebih dekat, ternyata ada tulisan simbol-simbol bahasa peri. Nah, ada yang bisa menterjemahkan? Siapa tahu kita bisa menemukan rahasia dunia peri juga seperti Artemis😀.

At last, 4 dari 5 bintang untuk Artemis Fowl. I really liked it❤❤❤❤

***

Judul: Artemis Fowl | Pengarang: Eoin Colfer | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan II, Mei 2005 |  Jumlah halaman: 336 halaman | Status: Owned book | Tanggal beli: 31 Januari 2015 | Tempat beli: Stand Gramedia Banjarmasin @ 3rd Banjarbaru Book Fair 2015 | Price: IDR 10,000 | Rating saya: 4 dari 5 bintang

***

Submitted for CLRPNew Authors RC 2015 and Lucky No. 15 RC Category Bargain All The Way

childlit_01

narc2015

lucky-no15

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

2 thoughts on “Artemis Fowl Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s