Posted in Books, Children, Gramedia Pustaka Utama, Indri Noor, Review 2015, Short Stories

Air Mata Mutiara: 90 Cerita Indah dari Rusia Review

wpid-photogrid_1422763470310.jpg

***

Buku ketiga untuk #ProyekCintaPerpustakaan \^_^/

Teman-teman yang ikut meramaikan event ini bisa menyetor link reviewnya di kolom komentar di bawah😀

Kesan pertama saya saat melihat buku ini di rak perpus adalah Wow!!! Kayaknya seru nih. Covernya cantik, sinopsisnya menarik dan kita bakalan ditemani oleh 90 dongeng indah dari Rusia.

Tapi setelah selesai membaca, saya baru sadar, ternyata, membaca 90 puluh dongeng sekaligus itu capek juga ya, hahhah. Selain itu saya rasa gaya penceritaannya membuat keindahan dongeng ini sedikit berkurang.

Sebelumnya saya juga membaca buku dongeng dari Belanda. Dan sama seperti dongeng dari Rusia ini, saya juga kurang sreg dengan gaya penceritaannya. Saya tidak tahu salahnya dimana. Bisa jadi saya yang sudah terlalu tua untuk membaca dongeng atau bisa juga gara-gara saya habis membaca buku dongeng Where The Mountain Meets The Moon yang gaya penceritaannya menurut saya sangat sempurna sehingga dongeng-dongeng yang lain jadi terasa hambar.

Sayangnya lagi, dari 90 dongeng ini, ada beberapa cerita yang memiliki kemiripan kisah. Memang tokoh atau setting ceritanya beda, tapi intinya sama. Ada lebih dari satu dongeng yang seperti itu, yang membuat saya bertanya-tanya kenapa mesti diulang-ulang, toh intinya sama saja. Salah satu contohnya adalah dongeng ke-3 yang berjudul Emilyan dan Mantra Ikan dengan dongeng ke-64 yang berjudul Ketika Emelya Jatuh Cinta. Kedua dongeng ini bahkan mempunyai nama tokoh utama yang mirip.

Kemudian saya juga merasa kalau dongeng-dongeng ini tidak … errr … “terlalu Rusia”, berbeda dengan dongeng dari Belanda kemarin yang “sangat Belanda”. Kesannya, cerita-cerita yang ada di dongeng Rusia ini hanya memakai setting tempat dan nama tokoh-tokoh Rusianya saja, tapi ceritanya sendiri kebanyakan berasal dari dongeng-dongeng dunia. Contohnya seperti kisah Sepatu Emas yang mirip dengan kisah Cinderella. Tapi bisa juga sih cuma saya yang tidak tahu. Mungkin saja dongeng dunia tersebut asalnya memang dari Rusia.

Tapi sisi positifnya adalah, seperti dongeng-dongeng lain pada umumnya, dongeng-dongeng ini juga mempunyai pesan moral yang indah. Dan walaupun sedikit bikin capek, tapi inti cerita yang diulang-ulang secara tidak langsung juga mengulang-mengulang pesan moral yang sama sehingga bisa lebih membekas. Oh ya, pesan-pesan moral ini selalu nongol sebelum dongeng. Untunglah, karena ada beberapa dongeng yang saya tidak mengerti apa pesan moralnya😀

Oh ya, dongeng-dongeng favorit saya adalah Air Mata Mutiara, Pengemis dan Jalan Perak, Hamba Kebaikan, dan Selamat Tinggal Gadis Salju. Meskipun Air Mata Mutiara merupakan salah dongeng yang memiliki kemiripan inti kisah dengan beberapa dongeng lain di dalam buku ini.

At last, yah, saya cukup suka. 3 dari 5 bintang. I liked it🙂

***

Judul: Air Mata Mutiara: 90 Cerita Indah dari Rusia | Pengarang: Indri Noor, dkk | Penerbit: Gramedia Pustaka Utama | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan I, Oktober 2011 |  Jumlah halaman: 411 halaman | Status: Pinjam di Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru |  Tanggal pinjam: 29 Januari 2015 | Rating saya: 3 dari 5 bintang

***

Review ini diikutkan dalam event #ProyekCintaPerpustakaan, CLRP, New Authors RC 2015, dan Lucky No. 15 RC Kategori Fist Inisial

proyek-cinta-perpustakaan

childlit_01

narc2015

lucky-no15

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s