Posted in Non Review

Scene on Three #41 – Day of The Predator

Scene on Three hosted by Bacaan Bzee

“Howard terheran-heran mengapa mereka semua begitu bodoh, bagaimana bisa umat manusia merasa senang bertaruh dengan teknologi yang sama sekali tidak masuk akal. Dia teringat pada seorang dosen di universitasnya. Pengajarnya itu membicarakan tentang proyek Manhattan, Amerika, selama Perang Dunia Kedua—usaha mereka untuk menciptakan bom atom pertama di dunia. Entah bagaimana, ketika mereka melakukan percobaan peledakan yang pertama di padang gurun New Mexico, para peneliti itu tidak tahu apakah bom itu mampu menghancurkan beberapa mil persegi kawasan gurun atau, malah seluruh planet ini. Meski demikian, orang-orang bodoh dan ceroboh dan konyol itu tetap saja melakukannya, bertaruh dengan masa depan umat manusia.”

(hal 89)

Scene dari buku Day of The Predator by Alex Scarrow.

Ada dua hal yang membuat scene ini menarik perhatian saya. Pertama, benarkah waktu percobaan pertama bom atom itu, para ilmuwan terkait tidak mengetahui seberapa besar kerusakan yang akan ditimbulkan? Karena setahu saya, ketika melakukan sebuah percobaan, setidaknya para ilmuwan itu punya perkiraan. Oke, nanti saya akan menyelidiki lebih jauh lewat om google mengenai masalah ini😀

Kedua, yah meskipun nanggung, begini-begini saya lulusan Fakultas MIPA loh, gak ada yang nanya, dan saya rasa saya paham bagaimana hubungan antara para ilmuwan dengan yang namanya “percobaan”. Kalau istilah lebaynya sih bagi para ilmuwan itu tidak ada hari tanpa yang namanya praktikum. Mereka sudah terbiasa tergelitik untuk mencoba ini itu dan mengetahui bagaimana hasilnya lewat percobaan tersebut.

Nah coba bayangkan saja bagaimana rasanya jadi ilmuwan di zaman Albert Einstein. Benar-benar ilmuwan yang menemukan pengetahuan baru, bukan sekedar anak kuliahan yang menjalankan percobaan yang sudah diketahui hasilnya😀 . Pasti antusiasme dan rasa penasaran mereka sangat besar. Apalagi waktu itu pengetahuan tersebut digunakan untuk memenangkan negara mereka di dalam Perang Dunia Kedua.

Tokoh Howard dalam scene di atas, marah kepada ilmuwan yang menemukan pengetahuan tentang mesin waktu. Yah, Howard juga tidak bisa sepenuhnya disalahkan sih, mengingat apa akibat dari pengetahuan tersebut terhadap dunianya. Wajar jika dia mengutuk para ilmuwan itu. Tapi sayangnya, tidak cukup hanya dengan mengutuk, Howard ingin berbuat “lebih jauh lagi”.

Hmmm, menurut saya, baik si ilmuwan maupun Howard hanya sama-sama kurang menyelami perasaan masing-masing. *apa coba*. Seandainya saja mereka saling memahami, mereka akan sadar, baik Howard maupun si ilmuwan sama-sama tidak ingin menggunakan pengetahuan tersebut untuk menghancurkan dunia. Yah terkadang, seperti yang sudah sering kita dengar, pengetahuan memang memiliki dua sisi mata pisau. Bermanfaat atau merusak, tergantung kepada siapa yang menggunakannya.

Oke, ini scene pilihan saya hari ini. Nah, apa scene pilihanmu?  Click the picture above to see more information about this meme yaa ^_^

Have a nice day for you  ♪(´ε` )

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

2 thoughts on “Scene on Three #41 – Day of The Predator

  1. Kebetulan habis baca buku bertema sama. Setahuku memang mulanya bom atom kan dibuat dalam skala ‘kecil’, sekarang saat produksinya sudah besar2an, terus semakin berkembang teknologi yg bisa membuat daya ledaknya lebih besar juga, bisa2 sedikit ‘kecelakaan’ bisa menghancurkan seluruh bumi.
    Yah, memang teknologi itu ibarat pisau bermata dua, tapi sepertinya sebagian besar kita masih kurang bijak menyikapinya.
    *bahasannya serius ya* hihi

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s