Posted in Books, Buku Jalan-jalan, Children, Family, Fantasy, Jalasutra, Jostein Gaarder, Philoshopy, Review 2015

Buku Jalan-jalan #8 – The Solitaire Mystery Review

 photo bukujalanjalan_zpsf2569632.jpg

Buku Jalan-jalan Januari 2015: The Solitaire Mystery by Jostein Gaarder

the_solitaire_mystery_by_jostein_gaarder_uploaded_by_irabooklover

***

Buku kedelapan untuk proyek Buku Jalan-Jalan bersama Zelie @ Book-admirer \^_^/

Sebelumnya, silakan dibaca dulu blurb yang saya contek dari sampul belakang buku:

Hans Thomas—seorang bocah lelaki berumur 12 tahun yang cerdas dan penuh rasa ingin tahu—melakukan perjalanan bersama ayahnya ke Yunani untuk mencari ibunya. Ayahnya pemabuk tapi jenius; dia memancing Hans Thomas dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dan berkisah tentang hal-hal aneh.

Dalam perjalanan itu serangkaian kejadian luar biasa terjadi: seorang lelaki kerdil memberi Hans Thomas sebuah kaca pembesar; seorang tukan roti tua memberinya kue dan buku mungil yang berkisah tentang seorang pelaut yang terdampar di pulau terpencil. Di pulau antah-berantah berpenghuni seperangkat kartu remi bernyawa itu berkelindan teka-teki permainan soliter yang menjalin sejarah panjang sebuah keluarga selama tiga generasi; sebuah ‘permainan’ yang membuktikan adanya hubungan kausalitas sekaligus menohok kita dengan pertanyaan mendasar tentang causa prima: Apakah Tuhan ada?

Jostein Gaarder dalam Misteri Soliter ini kembali mempertunjukkan kejenialannya. Menurut sejumlah komentar ia mencapai tingkat puncak dengan berhasil memadukan fantasi, mitologi, filsafat, juga pendidikan. Buku ini memang sangat nikmat dibaca, bisa disarankan agar dibaca siapa pun.

Ah, saya terkesan dengan kejadian-kejadian abstrak yang dialami oleh Hans Thomas. Begitu pula dengan yang dialami oleh tokoh-tokoh yang ada di dalam buku super kecilnya. Akhirnya peristiwa-peristiwa yang terkesan abstrak itu sebenarnya adalah sebuah jalinan yang sangat rapi dan saling melengkapi.

Saya sudah pernah membaca karya-karya Jostein Gaarder sebelumnya sehingga saya sudah terbiasa dengan cerita-ceritanya yang kadang membingungkan. Bayangkan saja, di buku ini ada tukang roti bernama Ludwig yang menceritakan kisah tentang tukang roti bernama Albert yang menceritakan kisah tentang tukang roti bernama Hans yang menceritakan kisah tukang roti bernama Frode kepada Hans Thomas. Ngomong-ngomong, entah kenapa kalau ada kata Frode, saya membacanya jadi Frodo😀.

Belum lagi dalam kisahnya, tukang roti Hans bertemu dengan kartu soliter hidup yang mengatakan kata-kata aneh yang seakan tanpa makna. Tapi setelah semuanya disatukan, well, sekali lagi, semuanya jadi terjalin rapi dan saling melengkapi.

Bagaimana kejadian-kejadian atau kata-kata yang seakan tak teratur bisa menyatu menjadi sebuah jalinan rapi? Nah, inilah misterinya. Ada seseorang atau sebuah kartu yang berada dibalik semuanya. Hmmm, siapakah dia?

Ngomong-ngomong, ada banyak kata-kata filsafat yang bagus dari buku ini. Cuma karena saking banyaknya, dan saya larut dalam kisah, saya jadi malas untuk berhenti mencatat atau bahkan untuk menempelkan bookmark, jadinya saya meneruskan saja membaca tanpa menandai halamannya dan akhirnya kelabakan sendiri mencari-cari halaman yang ada kata-kata bagusnya😀

Yah, silakan baca saja sendiri bukunya dan temukan kebijaksanaan filsafat yang disembunyikan lewat cerita Hans Thomas yang melintasi Eropa bersama ayahnya untuk mencari ibunya yang katanya pergi untuk menemukan jati diri.

Ngomong-ngomong lagi, buku ini adalah hadiah dari Zelie loh. Spesial lagi karena buku ini dibeli dengan tabungan hasil Receh untuk Buku 2014 nya Zelie. Wow keren😀

Datangnya paket buku ini pas sekali mencerahkan hati saya yang sejak pagi sudah uring-uringan karena kerjaan di kantor. Ditambah lagi bukunya penuh dengan pesan-pesan filsafat yang baik secara eksplisit maupun implisit mengatakan kalau manusia kadang dibutakan oleh kejadian sehari-hari yang sebenarnya sepele dan tidak menyadari keajaiban rahasia kehidupan yang sebenarnya. Bukunya benar-benar datang di saat yang tepat. Terima kasih Zelie *peluk*

At last, 5 dari 5 bintang selalu untuk Jostein Gaarder. It was amazing.

***

Title: The Solitaire Mystery – Misteri Soliter |  Author: Jostein Gaarder | Edition language: Indonesian | Publisher: Jalasutra | Edition: Cetakan 2011 |  Page: 448 pages | Status: Pinjem Hadiah dari  Zelie @ Book-admirer |  My rating: 5 of 5 stars

***

Review ini diikutkan dalam even  CLRP dan  Lucky No.15 RC Kategori  Freebies Time

childlit_01

lucky-no15

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

2 thoughts on “Buku Jalan-jalan #8 – The Solitaire Mystery Review

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s