Posted in Books, Classic, Dystopia, Elex Media Komputindo, Fantasy, Ray Bradbury, Review 2014, Science Fiction

Fahrenheit 451 Review

Baca Bareng November Tema Buku yang Ada Unsur Angka

Hmmm…ceritanya di luar dugaan. Jujur setelah membaca sinopsisnya, saya kira ceritanya semacam cerita detektif yang mengejar si pemadam kebakaran yang mulai sinting karena doyan membakar buku. Ternyata ceritanya bukan seperti itu. Hahhahh, jadi malu. *tutup muka pakai boneka kura-kura*.

Oke, sebelumnya, mari kita cek dulu sinopsis di cover belakang buku :D

Sinopsis:

451o Fahrenheit — temperatur yang mampu membakar kertas buku dan menghanguskannya…

Guy Montag adalah seorang pemadam kebakaran. Ironisnya, yang dilakukannya bukan memadamkan api melainkan menyulut api dan membakar rumah yang berisi buku-buku. Ia menikmati pekerjaannya. Sepuluh tahun menjadi seorang pemadam kebakaran, ia tidak pernah bisa menjelaskan betapa dirinya merasa bergairah setiap kali menyaksikan api melahap lembaran-lembaran buku.

Suatu malam, Guy Montag bertemu dengan seorang gadis yang menceritakan padanya tentang orang-orang di masa lalu, begitu berbeda dengan orang-orang pada masanya.

Dan seorang profesor mengatakan padanya bahwa semua orang seharusnya menggunakan lebih banyak waktu mereka untuk berpikir, dan menghayati hidup. Sejak saat itu Guy Montag sadar bahwa dirinya harus melakukan sesuatu.

Untuk menyelamatkan dunia….

Well..well…well…ceritanya ternyata tentang dunia distopia. Ya Tuhan….saya baru ingat kalau cerita ini cerita distopia. Tahun lalu waktu Baca Bareng BBI, buku ini disebut2 sebagai salah satu buku distopia non YA. Ngomong-ngomong, judulnya unik. Pas sekali dengan cerita di buku ini.

Ceritanya sendiri berkisah tentang dunia Guy Montag, si pemadam kebakaran, dimana di dunia tersebut tidak boleh ada buku. Kalau buku ditemukan ada di rumahmu, maka buku tersebut akan dibakar oleh para pemadam kebakaran, komplit dengan rumahnya, dan kalau perlu dengan orang-orangnya sekalian.

Seram banget ya. Situasi apa yang membuat buku jadi terlarang di dunia ini? Hmmm…silakan baca sendiri bukunya😀. Yang pasti di dunia ini dikuasai oleh hiburan audio dan visual tanpa media cetak sama sekali.

Awalnya, Guy Montag menikmati pekerjaannya. Dia merasa bahagia sekali saat melihat buku-buku itu terbakar. Dia merasa bahagia dengan kehidupannya yang “dia pikir dan orang-orang disekitarnya pikir” selalu bahagia.

Namun, sejak pertemuannya dengan seorang gadis remaja bernama Clarisse, seorang pria tua bernama Faber, dan seorang wanita yang rela mati terbakar bersama buku-bukunya, well, Guy Montag pun berubah.

Montag sekarang mempertanyakan banyak hal. Terutama tentang apa yang membuat begitu spesial sehingga ada orang yang rela mati untuknya.

Saat membaca halaman-halaman pertama buku ini, saya awalnya merasa bingung dengan kalimat-kalimatnya yang aneh. Tapi yang anehnya lagi, susah sekali untuk berhenti membacanya.

IMO, kalimat-kalimat dalam buku ini, menggambarkan dengan tepat bagaimana kegalauan Guy Montag. Keinginannya untuk menyelamatkan buku-buku berarti harus bertentangan dengan dunianya yang artinya sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri bahkan bisa dibilang bunuh diri. Nah, berhasilkah Guy Montag menyelamatkan nasib para buku ini?

Btw, menurut saya, buku ini diakhiri dengan gantung, tapi pas. Justru gantungnya itu yang membuat saya suka dengan ending-nya. Lagipula, diakhir buku, ada bagian wawancara dengan si penulis, yang syukurlah, menjelaskan kenapa akhirnya gantung seperti itu😀

At last, buku ini membuat saya sedikit merasa kena book hangover. Tapi tidak parah sih😀

So, 4 dari 5 bintang deh. I really liked it.

***

Judul: Fahrenheit 451 | Pengarang:  Ray Bradbury| Edisi bahasa: Indonesia | Penerbit: Elex Media Komputindo (June, 12th 2013) | 1st Published: 1953 | Jumlah halaman: 248 halaman | Status: Owned book  | Purchase location: Gramedia Duta Mall Banjarmasin | Date purchased: September, 4th 2014 | Price: Rp46.000,- My rating: 4 of 5 stars

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s