Posted in Books, Dastan Books, Fantasy, Michelle Harrison, Review 2014

The Thirteen Curses (Reread) Review

 photo the13curses_zps0b984002.jpg
Title: The Thirteen Curses – Kutukan Tiga Belas Pusaka | Author:  Michelle Harrison | Edition language: Indonesian | Publisher: Dastan Books ( Cetakan I, Jakarta, Juli 2012) | Pages: 408 pages | Translator, Editor: Endes Runi, Nur Asiah | Price: IDR 27.500 (diskon price) | Status:  Owned book | Purchase location: Dastan Online | Date received: 16 Agustus 2012 | My rating: 4 of 5 stars

Warning!!!

Jangan baca kalau tidak pengen kena spoiler di buku pertama ^^

Sinopsis

Ketika tiga belas pusaka berubah menjadi tiga belas kutukan…

Setelah mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan Tanya, Red kini terperangkap di dunial fairy. Ia memanfaatkan kesempatan itu untuk mencari tahu apa yang terjadi kepada adiknya, James, yang diculik para fairy. Dalam perjalanannya menuju istana fairy, Red menghadapi bahaya yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya, tapi ia juga menemukan sekutu saat ia tidak menduganya.

Bersama Stitch, kawan yang baru ditemuinya di dunia fairy, Red menghadap ke istana fairy untuk menuntut agar James dikembalikan kepadanya. Namun Raru Seelie dan Raja Unseelie yang sedang merayakan malam Samhain–malam pergantian kekuasaan fairy–memiliki rencana lain. Mereka menantang Red untuk menemuka ketiga belas bandul yang mewakili ketiga belas pusaka fairy yang disembunyikan di dunia manusia.

Jika Red gagal melaksanakan tugasnya, ia bukan hanya akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kembali adiknya, tapi para fairy juga akan memenjarakan Stitch, yang identitas sebenarnya memaksa Red untuk meminta bantuan Tanya dan Fabian sekali lagi. Namun, saat mereka melakukan pencarian, mereka menyadari bahwa Raja Unseelie telah menambahkan kutukan pada setiap bandul. Dan semakin lama mereka menemukannya, semakin parah akibatnya bagi siapa pun yang menemukan bandul-bandul tersebut…

 

Lanjutan petualangan Tanya, Fabian, dan Red.

Setelah menggantikan Tanya untuk memasuki dunia fairy, Red ditangkap oleh makhluk yang memanggil dirinya Hedgewitch. Seorang makhluk yang menjual peralatan sihir dan gemar mencari korban untuk dijadikan glamor. Di tempat penyekapannya, tanpa diduga, Red bertemu dengan musuh dan sekutu sekaligus.

Setelah hampir saja dijadikan korban oleh Hedgewitch, Red secara beruntung berhasil kabur dari Hedgewitch. Bersama sekutunya, Stitch (yang identitas aslinya sangat familiar dengan Elvesden Manor), Red menuju istana untuk memohon agar adiknya yang telah diculik oleh para fairy dikembalikan kepadanya.

Sementara itu, di Elvesden Manor, masalah muncul gara-gara pengurus rumah baru bernama Nell. Nell tidak sengaja menginjak lingkaran peri yang membuatnya tidak bisa berhenti menari. Warwick yang berusaha menyelamatkan Nell malah ikut tertarik ke dalam lingkaran dan terbawa ke dunia peri.  Nenek Tanya segera meminta bantuan Raven dan Gredin, peri penjaganya dan peri penjaga Tanya, untuk menemukan Warwick di dunia peri.

Sementara itu, di dunia peri, dengan bantuan Raven dan Gredin pula, Red berhasil sampai ke dunia peri tepat pada malam Samhain. Malam pergantian kekuasaan antara kerajaan Seelie (peri baik) dan Unseelie (peri jahat). Kedua penguasa sepakat untuk mengembalikan adik Red asalkan Red berhasil mengembalikan ketigabelas pusaka berbentuk bandul yang ada di gelang Elvesden yang sebelumnya telah sengaja mereka sembunyikan di dunia manusia.

Red pun kembali ke dunia manusia dengan tugas yang  hampir mustahil. Mencari ketigabelas bandul yang bisa berada di mana saja. Untunglah Raven dan Gredin mengatakan kalau tugas tersebut tidak mustahil. Fairy tidak pernah memberikan tugas yang tidak bisa diselesaikan. Mereka hanya harus menebak penghubung yang tepat untuk setiap bandul.

Dengan bantuan Tanya dan Fabian, Red akhirnya bisa menemukan bandul pertama. Berita bagusnya adalah para fairy tidak menyebutkan batas waktu seberapa lama Red harus mencari ketigabelas bandul itu. Berita buruknya adalah Raja Unseelie ternyata memberikan kutukan terhadap ketigabelas bandul tersebut dimana semakin lama, pengaruh bandul itu semakin buruk terhadap orang sekitarnya.

***

Fiuhh…jauh lebih seru daripada yang pertama. Deg-degan nya sudah dimulai dari awal-awal. Dibuku ini banyak kisah tentang Red. Mulai dari petualangannya yang berbahaya di dunia peri sampai dengan masa lalunya.

Sementara itu petualangan Tanya masih biasa-biasa saja. Kalau Red dan Warwick tidak punya masalah maka tokoh utama kita ini bakalan tidak ada pekerjaan 😀

Ending buku kedua ini tidak terlalu bikin penasaran. Tapi yang bikin penasaran justru judul buku ketiganya, The Thirteen Secrets. Rahasia apa lagi ya yang bakal terungkap dibuku ketiga. Jadi penasaran -.-

The Thirteen Treasures Series:

  1. The Thirteen Treasures
  2. The Thirteen Curses
  3. The Thirteen Secrets
Advertisements

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s