Posted in Adventure, Alex Scarrow, Books, Elex Media Komputindo, Fantasy, Review 2014, Science Fiction, Time Travel

TIME RIDERS REVIEW

 photo time_riders_zpsa4d966d5.jpg

Judul: Time Riders | Seri: Time Riders #1 | Pengarang: Alex Scarrow | Penerbit: Elex Media Komputindo | Edisi: Bahasa Indonesia, Cetakan I, 2013 |  Jumlah halaman: 432 halaman | Status: Owned books | Tempat beli: Gramedia Veteran Banjarmasin | Harga: Rp74,500 | Tanggal beli: 22 April 2014 | Rating saya: 5 dari 5 bintang

***

Liam dari tahun 1912, Maddy dari tahun 2010, dan Sal dari tahun 2026, tiga remaja yang beruntung karena telah diselamatkan dari kematian. Tapi keberuntungan itu harus dibayar dengan mahal. Mereka diharuskan menjadi tim penjaga waktu. Menjaga sejarah seperti sebagaimana seharusnya. Bebas dari gangguan orang-orang yang dengan seenaknya menjelajahi waktu.

Karena di masa depan, waktu memang benar-benar bisa dijelajahi. Dan tentu saja ada banyak orang yang egois ingin merubah masa lalu sesuai keinginan mereka sendiri. Sayangnya, setiap perubahan sekecil apapun akan menimbulkan riak kecil. Riak itu bisa berubah menjadi gelombang besar yang akan menghancurkan dunia. Tidak peduli dari mana dan apa tujuan dibuatnya.

Dan nasib dunia sekarang berada di tangan mereka bertiga. Liam si mata-mata, Sal si pengamat, dan Maddy si pemimpin. Bersama Foster, laki-laki tua yang menyelamatkan mereka dari kematian dan mengajari mereka untuk menjadi Time Riders,  mereka harus cermat mengamati kejadian sekecil apapun yang menunjukkan tanda-tanda seseorang menjelajahi waktu dan mengubah sejarah.

Untungnya (atau sayangnya), mereka tidak perlu bersusah payah mengamati. Karena perubahan besar sedang terjadi. Dunia tiba-tiba berubah. Tampak kaku dan teratur. Dan ada lambang Nazi dimana-mana. Catatan sejarah dimulai tahun 1956. Sebelum itu catatan sejarah seolah sengaja dihilangkan.

Liam dan Bob (instrumen pendukung model terminator) segera kembali untuk menyelidiki penyebabnya. Maddy, Sal dan Foster tetap tinggal di markas mereka yang sengaja di pilih di tahun 2001. Dan entah apa yang terjadi di tahun 1956 setelah Liam tiba di sana, tiba-tiba dunia kembali berubah seakan baru saja terjadi kiamat dan sekarang dipenuhi mutan-mutan kanibal.

Tim penjaga waktu ini harus berusaha ekstra keras untuk menemukan penyebab perubahan ini. Karena kalau tidak, Liam dan Bob akan terjebak selamanya di masa lalu. Dan sisa tim harus berjuang melawan mutan-mutan kelaparan yang perlahan mulai memasuki markas.

Whuihhh….ceritanya seru sekali. Thanks buat Mbak Maria yang sudah mengenalkan saya dengan buku ini. Rasanya saya belum membaca sci-fi lagi sejak seri Wool by Hugh Howey. Dan membaca Time Riders mengingatkan saya dengan seri tersebut.

Meskipun temanya berbeda, tapi keduanya sama-sama berhubungan dengan waktu. Plotnya sama. Maju mundur dari tahun ini ke tahun itu. Dari tokoh ini ke tokoh itu. Dan dari peristiwa ini ke peristiwa itu. Tapi belum ada yang bisa mengalahkan Wool soal cliff-hanger nya yang hampir ada di setiap bab. Benar-benar bikin frustasi.

Oke kembali ke Time Riders. Ceritanya menengangkan. Sci-fi nya oke banget. Walaupun ada yang masih kurang saya mengerti karena membaca terlalu cepat saking penasarannya😀

Jadi pengen baca buku seterusnya. Sayang kalo mau beli butuh perjuangan dulu. Satu lagi yang bikin frustasi adalah serinya panjang banget. Sementara ini menurut Goodreads sih ada 9 seri. Hikss.

Ngomong-ngomong, pas saya beli buku ini saat ada kesempatan pergi ke Banjarmasin, stoknya di toko buku tinggal 6. Dan Mas-mas dan Mbak-mbak-nya ribet membantu saya mencari-cari buku ini. Padahal sudah tahu lokasinya di rak mana tapi bukunya ntah nyempil di mana. Untung ada Mas yang akhirnya berhasil menemukan. Hore banget deh saya sampai mau melompat saking senangnya.

At last, ini adalah salah satu buku yang tidak bisa berhenti saya baca. Sci-fi, seru, lucu, time travel, teknologi masa depan, plus pelajaran sejarah. Aseekk banget deh. 5 dari 5 bintang untuk Time Rider. It was amazing (‘▽’ʃƪ) ♥

***

TimeRiders Series:

#1, TimeRiders

#2, Day of The Predator

#3, The Doomsday Code

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s