Posted in Non Review

SCENE ON THREE #24 | RUMAH CERMIN BY PIERDOMENICO BACCALARIO

Mereka tidak bersuara selama beberapa saat. Akhirnya Rick berkata, “Yah, aku suka di sini. Bahkan walaupun tidak ada tanda bertuliskan SELAMAT DATANG DI KILMORE COVE! Dah, ehm,” dia ragu-ragu sejenak, “Aku senang sekali kalian juga ada di sini.”

“Oh hebat,” Jason mengerang. “Sekarang aku jadi ingin muntah. Ayo kita jalan lagi sebelum percakapan ini menjadi semakin cengeng.”

Wajah Rick merah padam. Dia menjejak tanah dengan kakinya, kuat-kuat, dan memacu sepedanya. Tolol, tolol, tolol, Rick menghukum dirinya sendiri. Aku membuat diriku tampak seperti orang bodoh, Julia pasti benar-benar menganggap aku kampungan. Apa yang merasukiku? Mengapa aku merasa seperti ini? Dia bertanya-tanya.

Rick memikirkan ayahnya. Dia adalah penguasa dunia, penjelajah, petualang. Dia tahu benar apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dikatakan. Tapi bagi Rick, keadaannya tidak semudah itu. Betapa dia berharap, pada saat-saat seperti ini, kalau ayahnya masih hidup.

Masih scene dari Rumah Cermin by Pierdomenico Baccalario. Setelah 2 kali berturut-turut ngambil scene-nya Jason Covenant, sekarang giliran Rick, sahabat sikembar Covenant.  :D

Saya bukan orang yang punya kemampuan sosial yang bagus. Saya sering sekali merasa seperti Rick. Merasa mengatakan sesuatu yang bodoh dan memalukan saat berbicara dengan orang lain. Setelah itu langsung memaki diri sendiri di dalam hati. Bodoh, bodoh, bodoh.

Tidak seperti Rick yang merasa berkata konyol dihadapan orang yang dia suka, saya merasa selalu berkata konyol…errr…hampir dihadapan semua orang, kecuali yang sudah akrab.

Kalau sudah begini saya iri sekali dengan orang-orang yang mempunyai kepercayaan diri dan kemampuan sosial yang bagus ^_^

Scene on Three hosted by Bacaan Bzee

Oke, ini scene pilihan saya hari ini. Apa scene pilihanmu?  Click the picture above to see more information about this meme yaa ^_^

Have a nice “23” for you  ♪(´ε` )

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

2 thoughts on “SCENE ON THREE #24 | RUMAH CERMIN BY PIERDOMENICO BACCALARIO

  1. huahaa.. sama banget. Kadang sebenernya orangnya sudah lupa dengan kekonyolanku, tapi aku bisa susah melupakan entah sampe kapan. Dan itu kebodohan juga -_-

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s