Posted in Angie Sage, Books, Fantasy, Matahati

PHYSIK REVIEW

physik

Judul: Physik | Seri: Septimus Heap #3 | Pengarang: Angie Sage | Penerbit: Matahati | Edisi: Bahasa Indonesia, 610 halaman, Cetakan kedua, Juli 2009 | Status: Owned book | Tanggal beli: 20 Februari 2012 | Tempat beli: Toko Buku Kharisma Banjarbaru | Rating saya: 5 dari 5 bintang |

***

Astaga, ilustrasi si Ratu Jahat menyeramkan sekali. Lebih menyeramkan dari ilustrasi Marcellus Pye tua <(_ _!!)

Kastil terserang wabah mematikan dan Marcia menemukan pesan yang ditinggalkan Septimus untuknya di sebuah buku yang sudah berusia 500 tahun.

Septimus memang beruntung dilahirkan sebagai “putra ketujuh dari putra ketujuh” yang dipercaya memiliki anugerah yang tidak dimiliki manusia lain. Namun keberuntungannya ini akhirnya mengakibatkan masalah serius. Septimus menghilang.

Jenna, Nicko dan seorang pedagang muda dari utara yang bernama Snorri pun nekat melintasi waktu untuk menyelamatkan Septimus. Sayangnya, ketika mereka berhasil menemukan Septimus, ada diantara mereka yang tidak bisa kembali.

Sementara itu, hantu Ratu jahat yang ada dibalik hilangnya Septimus berniat membunuh Jenna. Hantu Ratu ini ingin berkuasa kembali. Dan semuanya berawal dari kecerobohan Silas Heap yang mengotak-atik ruangan tersegel di kastil.

Physik merupakan buku yang membuat saya jatuh cinta dengan seri Septimus Heap. Ceritanya seru sekali. Suasananya bukan hanya sekedar suram seperti di dua buku sebelumnya, tapi naik level jadi seram.

Tapi tenang saja, meskipun seram, level lucunya juga naik. Terutama Spit Fyre, naga milik Septimus, yang tingkahnya bikin gemes.

Di saat sedang seram-seramnya, atau sedang tegang-tegangnya, tiba-tiba saja ada adegan lucu yang nyelip. Membuat saya merasa tercabik antara ngeri dan terhibur.

Ending-nya cliffhanger. Gara-gara ada diantara anak-anak yang tidak bisa “kembali” pasca misi penyelamatan Septimus.

Waktu. Meskipun Physik adalah cabang ilmu untuk meramu obat-obatan, namun petualangan Septimus di seri Physik ini berhubungan erat dengan waktu. Dan sedikit banyak membuat saya semakin sadar untuk menghargai waktu. Terutama kalau melihat apa yang terjadi dengan Jenna dan Alice😥

Kesimpulannya, 5 dari 5 bintang untuk buku ini. It was amazing.

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s