Posted in Books, Dystopia, Fantasy, Hugh Howey, Science Fiction

DUST REVIEW

See Dust on Goodreads

Judul: Dust | Seri: Silo #3 | Pengarang: Hugh Howey | Genre: Fantasi, Sci-Fi, Distopia | Edisi bahasa: Inggris | Tahun terbit:  2013

Silo 18…

Juliette menjadi mayor di Silo 18. Dengan Lukas sebagai kepala IT, Juliette pun bebas melakukan apa yang ingin dilakukannya.

Tapi dia sadar bahwa tidak semua orang di Silo 18 menyukainya. Beberapa bahkan takut terhadapnya. Juliette sadar bahwa jabatannya sebagai mayor tidak akan bertahan lama.

Juliette harus segera melaksanakan rencana gilanya. Rencana yang dianggap tabu, bahkan untuk memikirkannya sekalipun.

Dan sekarang Juliette benar-benar melakukannya. Untuk memenuhi janjinya kepada Solo dan anak-anak dari Silo 17. Untuk mencari kebenaran dari apa yang telah ditulis oleh pendahulu mereka di dalam Legacy dan Order.

Juliette pun pergi keluar, lagi.

Silo 17…

Solo dan anak-anak sendiri lagi. Separuh dari hati mereka ingin Juliette menepati janjinya, separuh lagi takut kalau para orang asing itu akan mengambil alih rumah mereka.

Mereka hanya ingin Juliette. Tapi mereka tidak terlalu berharap Juliette akan menepati janjinya akan kembali.

Namun, getaran hebat mulai terjadi di Silo 17. Sebuah mesin menerobos dinding Silo. Seorang wanita keluar dari mesin. Tapi sayangnya, dia bukanlah Juliette.

Silo 1…

Seharusnya Donald bisa memikirkan rencana untuk menggagalkan Pact yang dibuat oleh Thurman dengan tenang. Mengingat posisinya sekarang yang berada di puncak penguasa Silo. Ditambah dengan keberadaan Charlotte disisinya.

Namun seperti mereka berdua yang seperti benalu yang secara tidak terduga menghancurkan rencana Thurman, rencana mereka juga terancam gagal meskipun mereka sudah menduga sebelumnya.

Dan Donald tampaknya benar-benar harus melakukan sesuatu yang dapat menghancurkan rencana Thurman untuk selama-lamanya. Sesuatu yang dapat membebaskan orang-orang di Silo lain untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Meskipun itu berarti dia harus melakukan satu-satunya cara yang tersisa, yaitu menghancurkan Silo-nya sendiri .

Seru…seru…seru. Lagi, cliffhanger-nya ada di setiap chapter.

Lagi seru-serunya kejadian di sebuah Silo, eh tiba-tiba chapter-nya berakhir  dan saya harus menekan rasa penasaran sampai tiba gilirannya Silo tersebut tampil lagi.

Betul jawaban tentang kenapa Jimmy dan anak-anak masih hidup ketika Silo 17 di shut down ada disini.

Bahkan alasan kenapa hanya Silo 1 saja yang pakai lift sedangkan Silo yang lain pakai tangga juga ada di sini. Luar biasa sekali para penguasa ini hingga bisa memikirkannya sampai sedetil ini. Luar biasa lagi bagaimana akhir Silo 1 di dalam Pact yang ternyata tidak lebih baik dari Silo lainnya.

Fakta dibalik kenapa dilakukan cleaning  juga dijelaskan disini. Ngomong-ngomong tentang cleaning, ternyata suami istri Holston ada benarnya juga ya. Padahal saya pikir waktu itu mereka betul-betul tidak waras #eh.

Ternyata mereka hanya kurang beruntung. Sayang keberuntungan tidak berpihak kepada mereka seperti keberuntungan berpihak kepada Juliette.

Every Beginning Has an End. Nah, jawaban siapa atau apa yang berakhir juga ada di sini. Pertanyaannya adalah apakah Silo 18 kali ini dapat bertahan? Apakah Donald akhirnya berhasil menghentikan Order dan Pact demi membebaskan penduduk Silo?

Meskipun banyak yang misteri yang terungkap disini, tapi misteri lain juga banyak yang muncul lagi. Salah satunya adalah bagaimana nasib Silo lainnya pasca gejolak yang terjadi di Silo utama dan ada sesuatu tentang udara beracun yang hanya ada di area Silo yang masih menjadi misteri.

Tapi yang paling membuat saya galau adalah dua tokoh favorit saya masuk dalam list jutaan korban yang mati gara-gara  proyek Silo. Haduh, tega amat sih (╥﹏╥)

Ternyata seri Silo memang lebih seru kalau dibaca berurutan. Supaya tidak bengong dengan misterinya yang rumit dan tokohnya yang tiba-tiba bisa menjadi tokoh lain.

Catatan diakhir menyebutkan kalau cerita ini bukanlah sebuah akhir.  Kira-kira bakalan ada kisah lagi tidak ya tentang petualangan Juliette dan Donald  selanjutnya? Kalau misalnya ada Silo#4, maka akan saya baca dengan senang hati #maunya.

At last, menurut saya dunia Silo ini seru sekali…nggg…untuk dibaca tentunya, bukan untuk ditinggali😀

Ceritanya berkesan sekali, sampai-sampai saya tidak sadar membacanya sampai larut malam. Esoknya masih galau dan ceritanya masih terngiang-ngiang di kepala. Pantas saja Dust masuk dalam nominasi Goodreads Choice Awards 2013.

Kesimpulannya, 4 dari 5 bintang untuk Dust. I really liked it.

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s