Posted in Books, Children, Gramedia Pustaka Utama, Jacqueline Wilson, Publisher

SAPPHIRE BATTERSEA REVIEW

Sapphire_Battersea_by_Jacqueline_Wilson

Title: Sapphire Battersea | Author: Jacqueline Wilson|  Edition language: Indonesian | Translator: Debby Deacy Natalia | Publisher: Gramedia Pustaka Utama | Edition: 1st edition, Jakarta, Oktober 2012 | Status: Owned book |  Date purchased: 24 August 2013 | Purchase location: Gramedia Duta Mall | My rating: 5 of 5 stars

***

Petualangan Hetty sebagai Sapphire Battersea.

Setelah berhasil keluar dari Foundling Hospital. Hetty bekerja sebagai pelayan di rumah Mr. Buchanan, seorang penulis. Di sana Hetty berkenalan dengan 2 pelayan senior yg kadang galak tapi baik hati, Mrs. Briskett dan Sarah. Dia juga berkenalan dengan pelayan tukang daging, seorang pemuda gombal seumuran Hetty bernama Bertie.

Hetty yang memang tidak suka menjadi pelayan akhirnya bisa pergi dari rumah Mr. Buchanan dengan cara yang heboh. Hetty bertengkar hebat dengan tuannya tersebut. Alhasil, dia dipecat dari pekerjaannya.

Tekat Hetty sudah bulat untuk pergi ke tempat ibunya. Di sebuah daerah berpantai di Inggris bernama Bignor. Di perjalanan dia bertemu keluarga Greenwood yang baik hati. Keluarga Greenwood pergi ke Bignor untuk berlibur.

Di Bignor, tanpa susah payah, Hetty berhasil menemukan ibunya. Namun, impiannya untuk bisa membahagiakan ibunya terancam ketika sang ibu harus tinggal di balai pengobatan. Tinggal di bangsal khusus penyakit paru-paru.

Untung ada keluarga Greenwood. Hetty tinggal bersama mereka selama keluarga tersebut menghabiskan liburannya. Namun, ketika keluarga Greenwood harus kembali, Hetty kembali sebatang kara dan berpikir keras untuk mendapatkan pekerjaan.

Hetty teringat dengan sebuah pertunjukan yang menampilkan keanehan-keanehan seperti manusia seratus tato, wanita super besar dan pria berkepala dua. Hetty memutuskan untuk bergabung dengan pertunjukan itu. Dan kehidupannya sebagai Emerald Star pun dimulai.

***

Seri kedua dari Hetty Feather ini sedih sekali. Kedekatan Hetty dengan ibunya sangat menyentuh.

Hetty betul-betul gadis luar biasa yang tegar. Dia berani sekali menghadapi tantangan hidup yang berat sebagai masyarakat miskin di London. Hanya dengan bermodal keyakinan bahwa suatu hari nanti dia akan hidup bahagia.

Meskipun Hetty adalah seorang gadis yang bertemperamen meledak-ledak. Namun, Hetty adalah gadis manis berambut merah dan bermata biru. Dan satu hal yang sangat saya sukai dengan Hetty adalah dia sangat kreatif, memiliki beragam keahlian dan berani mewujudkan ide-ide kreatifnya. It was amazing.

Trilogi Hetty Feather:

  1. Hetty Feather
  2. Sapphire Battersea
  3. Emerald Star

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

2 thoughts on “SAPPHIRE BATTERSEA REVIEW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s