Posted in Non Review

SCENE ON THREE #6, DERAP KAKI DENDAM HATI BY BAGIN

Setiawan agak menyesali dirinya karena terlalu keras membantah ibunya. Ia selalu menyesali sikapnya yang satu ini, sikap berterus-terang yang kadang-kadang menyakitkan hati orang lain Selalu ia berusaha melunakkan sikap terus-terangnya itu, dan menempuh cara yang lebih bijaksana, walaupun mungkin dengan sedikit pemulasan kata-kata. Tapi di sini ia bertahan, ia tidak mau memulas kata-kata, karena kata berpulas, demikian pendiriannya, cenderung kepada kepalsuan. Dan Setiawan telah terlanjur memilih sikap terus-terang daripada bijaksana tetapi harus membohong.

Scene  ini saya ambil dari buku Derap Kaki Dendam Hati by Bagin.

Akhir-akhir ini saya sedikit sensi dengan masalah ‘katakan dengan indah’ seperti yang ada di scene di atas. Akibat buku-buku yang baru saya baca selalu menyinggung-nyinggung tentang masalah ini.

Menyakitkan hati tapi jujur atau bijaksana tapi bohong? Pengennya bijaksana tapi jujur sih (●∩_∩●)

Tapi pilihan yang ketiga ini lebih gampang diucapkan daripada dilakukan. Paling gampang menyakitkan tapi jujur. Kalau misalnya marah sama orang, enakan bentak-bentak aja tuh orang sampai puas. Setelah itu baru menyesal dan minta maaf *plaak*.

Tapi lagi, mengingat yang namanya bikin orang sakit itu sangat berbahaya, seperti yang juga disampaikan di dalam novel ini. Tidak ada salahnya kalau kita belajar bijaksana tapi jujur. Bijaksana tapi bohong kan susah juga. Masa saat kita marah orang yang kita marahi tidak nyadar, ntar malah kitanya lagi yang sakit hati. By the way, ini bisikan angel apa devil ya (¬˛ ¬”)

Scene on Three hosted by Bacaan Bzee

Alright, that is my chosen scene today. What’s yours?  Click the picture above to see more information about this meme \(^▿^)/

See you again and have a nice ’31’ for you  ♪(´ε` )

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

2 thoughts on “SCENE ON THREE #6, DERAP KAKI DENDAM HATI BY BAGIN

  1. duh, aku baca judulnya malah kepikiran Bilbo Baggins atau Frodo Baggins, hahaha *keracunanfantasi
    aku balik tanya ya, emang bohong itu bijaksana? *nahlho
    emm, klo aku sih klo orangnya ga tll dekat (jd kemungkinan salah pahamnya besar klo terlalu jujur), biasanya main kata2 aja, jd sebenarnya ga bohong tapi ya ga tll jujur juga😄

    Like

    1. Kurasa bohong itu tidak bijaksana, itu sebabnya aku tidak suka sama Setiawan *salah topik*. Seakan-akan menurutnya, cara mengatakan sesuatu yg tidak mengenakkan itu cuma dua, jujur menyakitkan atau bohong bijaksana.

      Yap setuju, lebih disebut bijaksana kalau bisa main kata-kata atau ‘kata berpulas’ lah menurut istlahnya ‘Setiawan’😀 . Tidak bohong, tidak menyakitkan hati, tapi maksudnya tersampaikan.

      LOL, sudah kuduga, yg keracunan fantasi pasti lgs keingat The Baggins ^_^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s