Posted in Author, Books, Brandon Mull, Fantasy, Genre, Mizan Fantasi, Publisher

GRIP OF THE SHADOW PLAGUE (FABLEHAVEN #3) REVIEW

Grip of The Shadow Plague by Brandon MullTitle: Grip of The Shadow Plague — Cengkeraman Wabah Bayangan | Series: Fablehaven #3 | Author: Brandon Mull | Edition language: Indonesian | Edition: 1st edition, September 2011 | Page: 622 pages | Status: Owned book | Price:  IDR 35,000 | Purchase location: Mizan Book Fair @ Rakha Amuntai | My rating: 4 of 5 stars

***

Kendra dan Seth memperpanjang masa liburan mereka di Fablehaven. Setelah perseteruan mereka dengan Perhimpunan Bintang Malam di petualangan sebelumnya, Grandparents Sorenson memutuskan bahwa mereka berdua lebih aman berada di Fablehaven.

Namun, di luar dugaan, Kendra diundang ke pertemuan akbar Ksatria Fajar, sebuah organisasi yang bertujuan untuk melawan Perhimpunan Bintang Malam. Kapten tertinggi Ksatria Fajar meminta Kendra untuk bergabung sebagai Ksatria. Dan tugas pertamanya adalah mengambil artefak magis berikutnya di sebuah suaka rahasia bernama Lost Mesa. Bersama Warren, dua Ksatria Fajar lain, serta pemelihara suaka, Kendra harus mempertaruhkan nyawa untuk melewati makhluk-makhluk gaib eksotis di suaka asing tersebut.

Sementara Seth yang masih kesal karena tidak diundang ke pertemuan masih tinggal di Fablehaven. Namun, kekesalannya tidak berlangsung lama. Fablehaven terserang wabah. Wabah tersebut mengakibatkan makhluk-makhluk magis berubah menjadi sehitam bayangan dan menjadi jahat. Wabah tersebut bahkan berefek kepada manusia. Hanya saja wabah tersebut membuat manusia menjadi tidak tampak alih-alih menjadi jahat. Namun, dipenglihatan Seth, manusia tak tampak tersebut tampak seperti bayangan.

Berhasilkah Kendra melaksanakan tugas pertamanya? Karena tugas tersebut ternyata membutuhkan banyak nyali daripada yang diduga oleh Kendra. Dan keberanian atau kecerobohan apalagi yang harus dilakukan Seth untuk menyelamatkan Fablehaven? Karena wabah tersebut tampaknya akan segera memusnahkan Fablehaven dan perlu kenekatan khusus untuk menyelamatkannya.

***

Petualangan Kendra dan Seth semakin seru. Kejutan-kejutan di ceritanya betul-betul seru dan menegangkan. Banyak tempat, benda dan makhluk-makhluk magis baru yang muncul. Ada cowok keren baru juga yang bernama Gavin ^_^ . Dia adalah salah satu Ksatria Fajar yang bersama-sama Kendra mengambil artefak magis di Lost Mesa. Nah, semoga Kendra naksir Gavin saja, jadi Warrennya buat saya #selfkeplak.

Saya suka dengan ide membuat dua bersaudara Sorenson ini mempunyai sifat dan anugerah yang bertolak belakang, dan dua-duanya mempunyai peran pentingnya masing-masing.

Kendra yang mendapat kekuatan terang dari peri, dan Seth yang kesentil kekuatan gelap dari petualangannya sebelumnya. Dua sifat dan anugerah yang berlawanan ini sama-sama berperan besar untuk keselamatan Fablehaven. Anugerah kekuatan gelap Seth bahkan terbukti sangat berguna untuk mengungkap wabah bayangan. Semoga kekuatan gelap yang dimiliki Seth tidak membuatnya berubah jadi jahat.

Intinya, saya semakin suka dengan Fablehaven. Karena endingnya lumayan bikin galau, 4 dari 5 bintang untuk seri ketiga ini. I really liked it.

Note: Review ini diikutkan untuk even Fantasy RC 2013

Fantasy RC 2013

 

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

2 thoughts on “GRIP OF THE SHADOW PLAGUE (FABLEHAVEN #3) REVIEW

    1. Ayo baca fantasy ^_^

      Ikut reading challenge fantasy. Tp genre favoritku memang fantasy sih, jd banyakan memang baca cerita fantasy ^_^

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s