Posted in Author, Books, Colleen Houck, Fantasy, Genre, Mizan Fantasi, Publisher

TIGER’S CURSE REVIEW

Tiger's Curse by Colleen Houck

Title: Tiger’s Curse | Author: Colleen Houck | Genre: Fantasy – Young Adult | Edition language: Indonesian | Translator: Angelic Zai Zai | Publisher: Mizan Fantasi | Page: 634 pages | Edition: 1stedition, Februari 2013 | Status: Owned book | Price: Rp69.000,- (Disc 20%) | Purchase location: Mizan Book Fair @ Rakha Amuntai | Date purchased: May, 8th 2013 | My rating: 3 of 5 stars

***

Jangan Baca The Tiger’s Curse

Saya membaca judul review tersebut dari blognya sis Truly Rudiono. Nah, kalau disuruh jangan baca sih malah jadi pengen baca, kan? (ˇ▼ˇ)-c<ˇ_ˇ)

Yap, gara-gara membaca review tersebut, saya jadi pengen baca Tiger’s Curse. Untunglah saat itu ada Mizan Book Fair di dekat rumah. Dan kebetulan di sana ada buku Tiger’s Curse, diskon pula. Asseekkk (‘▽’ʃƪ) ♥

Well, ternyata bukunya lumayan tebal. Ceritanya tentang gadis Amerika bernama Kelsey Hayes yang mencari pekerjaan musim panas. Dia akhirnya bekerja di sebuah sirkus. Di sana dia mendapat banyak tugas. Diantaranya merawat seekor harimau putih bernama Ren.

Kelsey mulai menyukai si harimau. Dia sering menghabiskan waktu di dekat kandang Ren. Menggambar Ren sambil berbicara dengannya bahkan membacakan puisi.

Kemudian seorang India bernama Mr. Kadam ingin membeli Ren. Dia bilang Ren akan ditempatkan di sebuah cagar alam di India. Kelsey sedih karena harus berpisah dengan harimau kesayangannya. Namun, Mr. Kadam secara tidak terduga meminta Kelsey untuk mengurus Ren selama perjalanannya ke cagar alam.

Kelsey pun setuju menemani Ren ke India. Setelah sampai di India, di suatu tempat di hutan, di tengah perjalanan menuju cagar alam, Ren berubah menjadi seorang laki-laki tampan. Ternyata Ren adalah seorang pangeran berusia 300 tahun yang kena kutuk. Menurut Ren, Kelsey adalah gadis pilihan Dewi Durga yang dapat membantunya untuk menghapus kutukan.

Petualangan mereka pun dimulai. Mereka harus memecahkan petunjuk dari Dewi Durga. Dan Kelsey terpaksa menerima kenyataan bahwa hal-hal seaneh kutukan, patung batu yang hidup dan mitos-mitos yang menjadi nyata benar-benar ada.

Berhasilkah Kelsey membantu Ren menghilangkan kutukannya? Di saat cinta mulai tumbuh diantara mereka. Dan di saat Kelsey  harus berjuang  untuk melindungi dirinya sendiri dari ketakutan terbesarnya — ketakutan akan kehilangan orang-orang yang sangat dicintainya.

Cerita di buku ini diawali dengan bagus. Bagian awalnya berhasil membuat saya penasaran. Tapi yang namanya buku tebal kemungkinan ada bagian-bagian di mana saya mulai merasa bosan. Dan sayangnya, cerita ini tidak banyak membantu. Lama kelamaan saya merasa bukunya tidak seru lagi. Bagian akhirnya malah tidak membuat saya terkesan.

Petualangan Kelsey tidak terlalu menegangkan. Pemecahan rintangannya terlalu mudah. Akhir petualangan mereka kebanyakan menampilkan kegalauan Kelsey tentang hubungannya dengan Ren.

Sebuah komentar untuk buku ini dari Becca Fitzpatrick , penulis best-seller Hush, Hush yang tertulis di sampul belakang mengatakan

“…sebuah roman yang manis sekaligus petualangan yang mendebarkan … Tiger’s Curse benar-benar magis!”

Wah, dengan berat hati saya harus mengatakan kalau saya tidak totally agree dengan komentar tersebut. Saya tidak merasa kalau romannya manis. Setidaknya roman antara Kelsey dan Ren di bagian akhir cerita tidak termasuk dalam kategori manis menurut versi saya. Petualangannya juga tidak mendebarkan. Tapi kalau ‘magis’ nya sih iya.

Magis inilah yang paling saya suka dari Tiger’s Curse. Saya suka bagian tentang mitos-mitos Indianya. Apalagi di saat mitos-mitos itu mulai terbukti bukan hanya sekedar mitos.

Untungnya di Tiger’s Curse juga banyak homornya. Salah satunya ini (`▽´)-σ

“…Begini … laki-laki yang kelaparan akan dengan senang hati menyantap lobak, kan? Malahan lobak akan terasa sangat enak jika hanya itu yang dimilikinya. Tapi, jika ada prasmanan di depannya, lobak takkan pernah dipilih.”

Ren terdiam sejenak. “Aku tidak mengerti. Apa maksudmu?”

“Maksudku … akulah lobak itu.”

“Dan aku jadi apa? Prasmanan?”

Ada beberapa typo di edisi ini. Tapi selain itu oke.

Ada banyak pengetahuan yang bisa didapat. Terutama tentang India. Ada mitos-mitosnya, makanan-makanannya, dan tumbuhan-tumbuhan obatnya. Bahkan ada pengetahuan tentang jenis-jenis monyet juga ╮(^▽^)╭

The last, selamat melewati petualangan mitos eksotis India. Dan karena menurut saya ending nya tidak terlalu berkesan, tapi awalnya bagus dan saya suka mitos-mitosnya serta banyak  pelajaran yang bisa didapat, maka saya memberi 3 dari 5 bintang. I liked it.

P.S. Review ini diikutkan dalam even  New Authors RC

New Authors RC by Ren's Little Corner

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s