Posted in Author, Books, Brandon Mull, Fantasy, Genre, Mizan Fantasi, Publisher

THE SECRET SANCTUARY (FABLEHAVEN #1) REVIEW

The Secret Sanctuary by Brandon MullTitle: The Secret Sanctuary — Suaka Rahasia | Series: Fablehaven #1 | Author: Brandon Mull | Edition language: Indonesian | Edition: First edition, December 2010 | Page: 452 pages | Status: Owned book | Price:  IDR 43,200 | Purchase location: Mizan Book Fair @ Rakha Amuntai | My rating: 4 of 5 stars

Kendra dan Seth harus menjalankan ‘liburan wajib’ mereka di rumah Grandpa dan Grandma Sorenson. Grandpa dan Grandma yang satu ini sama sekali tidak akrab dengan anak-anak. Kendra dan Seth yakin mereka akan menjalani liburan panjang yang membosankan di rumah mereka.

Namun, di luar dugaan, Grandpa Sorenson sudah menyiapkan sesuatu untuk membuat liburan cucu-cucunya menarik. Jika dan hanya jika Kendra dan Seth cukup pintar dan cukup berani untuk menemukannya.

Dengan bakat Seth yang cukup berani untuk sering mengacau dan Kendra yang cukup pintar untuk mematuhi peraturan, mereka berdua berhasil menemukan rahasia Fablehaven. Namun, mereka juga harus membayar konsekuensinya. Salah satunya adalah mempertaruhkan nyawa mereka sendiri untuk menyelamatkan Fablehaven.

***

Lagi, cerita tentang pergi ke rumah keluarga di tempat terpencil di dekat hutan, dimana hutan tersebut ternyata menyimpan sebuah rahasia lengkap dengan makhluk-makhluk magisnya.

Meskipun ini adalah buku ketiga yang saya baca yang berlatar seperti ini, saya tetap suka. Menyenangkan sekali mengikuti petualangan anak-anak dalam menyingkap rahasia hutan terlarang.

Dan diantara ketiga buku itu, saya paling suka dengan Fablehaven. Kemungkinan besar karena Fablehaven yang bukunya paling tebal. Jadinya petualangannya lebih lama dan lebih berkesan.

Seth dan Kendra sangat kocak. Kepribadian dua bersaudara ini sangat berlawanan. Kendra pintar dan patuh peraturan. Sedangkan Seth sangat pemberani, bahkan untuk melanggar peraturan dan berbuat jahil kepada makhluk-makhluk magis.

Satu hal yang saya suka dari buku ini adalah baik Kendra maupun Seth sama-sama diberi kesempatan untuk ‘berperan besar’ berdasarkan karakteristik masing-masing.

Tidak ada yang menyalahkan Kendra kalau dia terlalu banyak berpikir sebelum melakukan tindakan dan terkesan pengecut. Tidak ada juga yang menyalahkan Seth saat dia bertindak sok pahlawan dan terlalu berani sehingga terkesan bodoh. Kepintaran Kendra dan keberanian Seth sama-sama dihargai dan mereka saling melengkapi.

Intinya, saya suka tipe cerita seperti ini. So, 4 dari 5 bintang. I really liked it.

Note: Review ini diikutkan untuk even Fantasy RC 2013

Fantasy RC 2013

dan New Authors RC 2013

New Authors RC 2013

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s