Posted in Books, Broad Reach Publishing, Dystopia, Fantasy, Hugh Howey

WOOL OMNIBUS REVIEW

Wool Omnibus by Hugh HoweyTitle: Wool Omnibus Edition | Author: Hugh Howey | Edition language: English | Genre: Fantasy – Science-Fiction | My rating: 3 of 5 stars

This is the story of mankind clawing for survival, of mankind on the edge. The world outside has grown unkind, the view of it limited, talk of it forbidden. But there are always those who hope, who dream. These are the dangerous people, the residents who infect others with their optimism. Their punishment is simple. They are given the very thing they profess to want: They are allowed outside.

Suatu saat, udara di muka bumi sudah sangat beracun sehingga manusia harus hidup di dalam Silo yang terkubur di dalam tanah. Segala pembicaraan tentang dunia di luar Silo menjadi hal yang tabu. Namun anehnya, selalu ada orang-orang di dalam Silo yang ingin pergi ke luar. Mereka yang ingin keluar harus melakukan Cleaning untuk membersihkan lensa kamera Silo yang menampilkan pemandangan dunia luar. Yang tanpa Cleaning, akan selalu buram terkena udara yang kotor dan beracun.

Mereka yang melakukan Cleaning melaksanakan tugasnya dengan baik. Mereka membersihkan lensa dengan wool. Pemandangan di luar jadi tampak semakin jelas. Namun, mereka yang keluar ini tidak pernah kembali. Ada sesuatu tentang Cleaning. Sesuatu yang salah.

Dan sekarang, kedamaian di dalam Silo mulai terusik ketika Allison, istri sang Sherif Silo sendiri mulai  memaksa ingin keluar. Peristiwa ini tidak akan membawa dampak besar kalau saja Sherif Holston tidak mulai bersikap aneh karena kepergian sang istri.

Hal ini membawa Mayor Jahns dan Deputi Manner bertemu dengan Juliette. Wanita cerdas dari bagian Mechanical. Salah satu bagian yang terletak di tingkat bawah Silo. Juliette diminta meninggalkan pekerjaannya di bagian Mechanical dan bergabung ke bagian atas Silo.

Juliette tidak pernah ingin meninggalkan Mechanical. Tetapi, ketika banyak kejadian mengejutkan terjadi secara beruntun. Rasa ingin tahu Juliette pun muncul. Da meninggalkan Mechanical dan bergabung ke bagian atas Silo.

Ketika Juliette ikut campur terlalu  jauh, dia harus berhadapan dengan Bernard, kepala bagian IT Silo. Bernard mungkin mengira dia akan menang menghadapi Juliette ketika dia berhasil mengirim Juliette untuk melakukan Cleaning.

Namun, Bernard salah. Dia lupa kalau Juliette berasal dari bagian Mechanical. Dia memang berhasil mengirim Juliette keluar, tapi Juliette menolak melakukan Cleaning. Juliette terus berjalan menembus udara beracun sampai hilang dari jangkauan kamera Silo. Juliette terus berjalan dan menemukan  sesuatu yang tak terduga, yang tidak pernah dibayangkan oleh para penghuni Silo yang lain — kecuali mungkin, Bernard sendiri.

***

Fuiih…akhirnya selesai juga. Ceritanya seru sekali. Hanya saja karena sesuatu dan lain hal saya membacanya lelet sekali.

Kadang ada bagian yang sangat menegangkan. Sampai-sampai saya tidak bisa berhenti  untuk menerjemahkan tiap kata yang tidak tahu artinya dan meneruskan membaca. Dan akhirnya balik lagi untuk memastikan kalau saya tidak salah memahami.

Sperti judulnya, yang saya baca adalah omnibus edition. Sama sekali tidak terasa seperti membaca lima buku yang berbeda. Melainkan lebih seperti membaca lima bab yang berbeda. Meskipun di dua seri awal, tokoh utama yang diceritakan berbeda.

Wool 1 diawali dengan cerita Sherif Holston yang sangat berduka karena kehilangan istrinya yang dengan sukarela melakukan Cleaning. Dia berusaha mencari petunjuk tentang apa yang membuat istrinya bersikeras pergi ke dunia luar yang beracun.

Wool 2 — Proper Gauge menceritakan tentang Mayor Jahns — yang bisa dibilang sudah  tua,  yang rela menuruni level terdalam Silo untuk menemui calon yang bahkan tidak menginginkan pekerjaan yang ditawarkan oleh sang Mayor.

Wool 3 — Casting Off, Wool 4 — The Unraveling, dan Wool 5 — The Stranded menceritakan tentang Juliette, gadis dari Mechanical, yang menurut saya pribadi, ketiban sial karena kecerdasan dan semangatnya. Dan tiba-tiba harus berurusan dengan bagian top secret Silo yang ternyata…???

***

Cerita yang bagus sekali. Menegangkan. Saya suka ide ceritanya. Hanya saja, saya tidak pernah terlalu suka dengan cerita yang memiliki setting di bawah tanah. Apalagi kalau ceritanya ditulis dengan bagus. Maka pengaruh bawah tanahnya jadi terasa sekali. Serasa ikut terkungkung di dalam Silo yang memanjang sampai entah seberapa dalam ke bumi. Dan parahnya dunia luar sudah terlalu beracun. Sampai-sampai bisa tercekik dan langsung tewas setelah menghirupnya. Haduh. Moga udara di bumi ini jangan sampai segitunya deh. Tidak bisa membayangkan harus menghabiskan hidup di dalam Silo.

Ending dari cerita ini sama sekali tidak seperti ending. Masih ada misteri yang belum dijelaskan. Hmm…blum sempat mencek nih  apakah setelah Wool 5 ini ada lanjutannya lagi. Kalau tidak maka,,,haduh please deh, misteri itu akan tetap jadi misteri.

Note: Review ini diikutkan untuk even Fantasy RC 2013

Fantasy RC 2013

dan New Authors RC 2013

New Authors RC 2013

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s