Posted in Author, Books, Djokolelono, Fantasy, Genre, Mizan Fantasi, Publisher

ANAK REMBULAN: NEGERI MISTERI DI BALIK POHON KENARI REVIEW

 

Djokolelono

Title: Anak Rembulan: Negeri Misteri di Balik Pohon Kenari | Author: Djokolelono | Genre: Indo Fantasy | Edition language: Indonesian | Publisher: Mizan Fantasi | Pages: 350 pages | Status: Owned book | Price: Rp20.000,- | Purchase location: Bazar Mizan @ Rakha Amuntai | Date purchased: May, 4th 2013 | My rating: 4 of 5 stars

Ceritanya tentang Nono, anak  kelas V SD, yang berlibur ke rumah Mbahnya di Wlingi. Suatu hari Nono disuruh Mbahnya untuk mengambil tahu di tempat Mbahnya yang satunya.

Saat ingin menyebrang kali, Nono menyandarkan sepedanya di sebatang pohon kenari yang konon katanya sudah ada sejak jaman Wolanda. Nono pun mencelupkan kakinya ke dalam kali sambil menikmati derasnya air kali dan sensasi terbenamnya kaki sedikit demi sedikit karena pasir yang ada di dasar tergerus oleh aliran air.

Tanpa sadar, kaki Nono sudah terbenam cukup dalam. Saat ingin mengangkat kakinya, sandal jepit pinjaman dari Mbahnya hilang. Sibuk mencari-cari sandal Nono pun terpeleset dan terbenam selama beberapa saat di kali.

Ketika berhasil keluar dari kali, alih-alih menemukan sandal, Nono malah menemukan sabuk milik tentara jaman dulu. Dilihat dari namanya, sabuk itu milik Trimo.

Ketika melihat ke sekeliling, lingkungan di sekitar Nono perlahan mulai berubah. Sepedanya hilang. Dan tiba-tiba Nono berada di jaman Wolanda. Dan petualangan Nono pun dimulai.

— Lucu —

Hahahaha ceritanya lucu dan seru. Lokal banget. Ada banyak unsur-unsur gaib. Orang dulu memang hebat-hebat ya. Heran kok bisa sampai dijajah Wolanda.

Ada beberapa hal yang saya kurang mengerti disini. Kebanyakan soal Trimo. Meskipun akhirnya saya tahu apa tujuan Trimo membawa Nono *kayaknya*. Tapi tetap saja rasanya aneh. Kalau cuma mau *bla bla bla spoiler alert* kan ga harus membawa Nono dari satu lokasi ke lokasi lain. Sementara si Trimonya sendiri hilang dan muncul begitu saja.

Saya juga kurang setuju dengan covernya, di cover Nono tampak seperti…nggg…anak nakal gimana gitu. Padahal kesan yang saya dapat dari Nono setelah membaca ceritanya adalah Nono itu anaknya baik dan cerdas.

Saya suka ilustrasi Nono yang ada di dalam bukunya. Tapi rasanya juga kurang cocok. Nono tampak tampan dan terlalu dewasa.

Whatever deh, yang penting ceritanya seru dan lucu. Saya suka dengan komplotan semut hitam. Sip sip, I really liked it.

PS: Review ini dibuat untuk even Fantasy RC 2013

Fantasy RC 2013

dan New Authors RC 2013

New Authors RC 2013

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s