Posted in Author, Books, Fantasy, Genre, Mizan Fantasi, Publisher, Rick Riordan

THE THRONE OF FIRE REVIEW

Publisher’s Synopsis

The Throne of Fire

Iblis air itu menyerbu.

Kuangkat tongkat sihir dan terciptalah

perisai cahaya biru yang lemah.

Makhluk itu memburu ke arahku, dengan mudahnya menghancurkan perisai

dan menarikku ke bawah permukan air.

Tongkatku terlepas. Paru-paruku dipenuhi cairan.

Semua pikiran rasionalku pun buyar menjadi kepanikan.

Pertarungan melawan Kekacauan terus berlanjut. Sejak Dewa-Dewi Mesir terlepas ke dunia modern, Carter dan Sadie Kane terlibat banyak masalah. Dan kini, Dewa Apophis, musuh mereka yang paling berbahaya, akan segera bangkit.

Satu-satunya cara untuk menghentikan Apophis adalah dengan membangkitakn Ra- Dewa Matahari. Masalahnya, tidak ada yang tahu di mana Ra. Bukan hanya itu, untuk membangkitkan Ra mereka sebelumnya harus menemukan tiga gulungan dari Kitab Ra dan mempelajari mantra yang tepat untuk bisa membacanya.

Meskipun banyak rintangan menghadang mereka, Sadie dan Carter harus berhasil. Karena, jika mereka gagal maka kiamat akan terjadi.

My Review

Seri kedua dari petualangan Carter dan Sadie. And my comments about this book are:

#1

Carter dan Sadie sudah lebih kuat — yang membuat saya lebih menyukai buku ini daripada buku pertama. Mereka tidak lagi  terlalu bergantung pada tokoh lain untuk menyelesaikan masalah. Sekarang mereka mulai melatih anak-anak sesama keturunan Firaun. Jadi kesan hero nya lebih muncul.

#2

Ada dua cowok tampan disini — yang ketampanannya sering banget disebut-sebut. *abaikan*

Mereka adalah Anubis dan Walt. Sayangnya, saya pertama kali mengenal Anubis dari film The Mummy Returns. So, rada sedikit susah membayangkan Anubis menjadi cowok tampan dengan mata cokelat yang mampu membuat Sadie merasa meleleh.

Sedangkan Waltz, hmmm…murid pertama Carter dan Sadie yang datang jauh-jauh dari Seatle — yang memutuskan untuk ikut berjuang bersama keluarga Kane meskipun dia punya resiko pribadi yang akan menimpanya apabila dia nekat menggunakan sihir dan rela melintasi benua saat Sadie butuh pertolongan…wow (♥o♥)

#3

Set, si Dewa Kejahatan, ternyata mempunyai selera humor yang bagus. Sedikit mengingatkan dengan Bartimaeus. Lumayan bisa bikin LOL (`▽´)-σ

#4

Ngomong-ngomong, saya lebih menyukai serial Percy Jackson daripada Kane Chronicles. Ini bukan karena masalah mitologi mana yang menjadi latar belakangnya. Tapi lebih kepada sikap heroik tokoh utamanya.

Saya rasa, Percy jauh lebih heroik. Dengan wajah tampan, rambut gelap dan mata hijau serta kemampuannya yang luar biasa dalam mengendalikan air, Percy tampak lebih bisa dipercaya untuk menyelamatkan dunia dibandingkan Kane bersaudara.

Selain itu, karena kisah Kane bersaudara diambil dari rekaman audio mereka yang katanya dikirimkan ke Mr. Riordan, jadinya petualangan hidup mati mereka tidak terlalu menegangkan. Kalau mereka masih bisa merekam audio — yang artinya mereka masih selamat — sedekat apa pun Kane bersaudara dengan maut di dalam petualangan mereka —  saya jadi tidak terlalu khawatir.

Beda dengan petualangan Percy. Saya pernah cemas — meskipun sebenarnya tidak perlu — ketika Percy tenggelam tersapu air yang dikendalikannya sendiri saat  dia menjalankan misi untuk menyelamatkan Dewa Kematian bersama Hazel dan Frank di buku The Son of Neptune.

But, meskipun begitu. Kane Chronicles juga bagus kok. Selera humor Set jadi nilai plus untuk buku ini. So, 4 dari 5 bintang. I really liked it.

PS: Review ini diikutkan untuk event Fantasy RC 2013

Fantasy RC 2013

Title: The Throne of Fire  Series: Kane Chronicles #2 Author: Rick Riordan Genre: Fantasy – Mythology Edition language: Indonesian Page: 468 pages Publisher: Mizan Fantasi Edition: First edition, April 2012 Status: Owned book  Price: Rp69.000,- Purchase location: Bazar Mizan @ Rakha Amuntai My rating: 4 of 5 stars

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s