Posted in Non Review

CHARACTER THURSDAY #2, NICK FROM THE CHILD THIEF BY BROM

Character ThursdayCharacter Thursday, hosted by Fanda Classiclit, is a weekly meme to let everyone to post their chosen character from books.

This is my second post for this weekly meme. And my chosen character for this week is Nick from The Child Thief by Brom.

Nick adalah remaja laki-laki  berusia 14 tahun yang tergabung dalam  klan iblis. Klan iblis merupakan kelompok anak-anak  terlantar dari dunia manusia yang dibawa Peter untuk tinggal di  sebuah negeri sihir bernama Avalon.

Peter yang memang sedang membutuhkan anak baru untuk klannya menemukan Nick yang kabur dari rumah karena kecewa dengan sikap ibunya yang menyewakan rumah neneknya kepada Marko, seorang pengedar narkoba. Marko sangat jahat dan sering mengganggu Nick dan keluarganya.

Nick adalah seorang tokoh protagonis. Sebagai salah satu tokoh utama di cerita ini, Nick memiliki karakter-karakter kepahlawanan yang mampu menyelamatkannya dari kesintingan karena terkurung di tempat yang hampir semua penghuninya sinting.

Sebenarnya saya menyukai Nick sejak dia berhasil melewati kabut Avalon secara mengagumkan. Hal yang sama yang membuat Peter juga mengagumi Nick. Tapi, qoute yang membuat saya tidak rela berpisah dengan Nick ada di bagian akhir kisah.

“Aku minta kau melakukan sesuatu untukku,” Nick berkata.

Peter mengangguk, pikirannya masih melayang-layang.

“Kau harus mencari ibuku.” Nick terbatuk-batuk, dan semakin sulit berbicara. “Bilang padanya, aku sayang dia. Bilang padanya aku menyesal. …”

Rasa bersalah karena telah kabur dari rumah dan meninggalkan ibunya membuat Nick tidak betah tinggal di Avalon. Meskipun Avalon adalah tempat yang sangat ideal bagi para anak terlantar.

Sihir di Avalon juga berakibat buruk bagi Nick. Sihir ini bagus untuk anak-anak namun bersifat merusak untuk orang dewasa. Sepertinya, usia Nick tidak masuk kategori anak-anak lagi. Sihir di Avalon mulai mengubahnya menjadi monster secara menyakitkan, namun, Nick berhasil melawan sihir itu cukup lama daripada remaja pendahulunya.

Nick juga mendapat masalah dari salah satu anak klan iblis yang menyebalkan. Pembohong, pengecut dan sangat iri dengan Nick. Meskipun begitu, Nick tetap berusaha menyelamatkan anak itu di saat genting.

Skandar KeynesNick digambarkan sebagai remaja laki-laki berambut gelap dan berkulit pucat. Nick merasa dijebak oleh Peter sehingga dia terpaksa harus tinggal di Avalon. Ditambah dengan rasa penyesalan dan masalah-masalah sinting yang dia hadapi membuat Nick sering memisahkan diri, mengumpat dan marah-marah sendiri. Hal ini mengingatkan saya dengan Edmun Pevensie dari The Chronicles of Narnia by C.S. Lewis yang diperankan oleh Skandar Keynes.

Nick mempunyai lebih dari satu kali kesempatan untuk kabur dari Avalon dan para penghuninya yang sinting. Tapi dia tidak bisa  melakukannya. Tidak lagi setelah dia menyadari betapa pengecutnya dirinya karena telah meninggalkan ibunya.

Keberhasilan Nick mempertahankan kewarasannya inilah yang membuat saya suka dengan Nick. Hanya Nick yang bisa menyadari betapa konyolnya masalah yang mengakibatkan perang mengerikan yang terjadi di Avalon.

Nick akhirnya juga menyadari kalau kabur dari rumah dan meninggalkan ibunya adalah salah dan berusaha sekuat tenaga untuk memperbaikinya. Meskipun itu artinya dia harus keluar dari Avalon yang sepertinya hampir tidak mungkin.

Nick akhirnya menjadi pahlawan dalam cerita ini. Sayangnya ada harga yang sangat mahal untuk itu.

Nick mengajarkan dua hal pada saya. Pertama, kalau ada masalah, jangan lari sebelum yakin kalau lari adalah solusi terbaik dari masalah tersebut. Kalau tidak, ada kemungkinan kita akan menemukan masalah baru yang jauh lebih buruk dari masalah pertama — yang malah membuat masalah kita jadi double.

Kedua, jangan menilai orang or sesuatu dari penampilan atau prasangka semata. Sungguh ini terasa sangat konyol, sinting dan mengerikan sekaligus.

OK, this is my Character Thursday for this week. Who’s yours? Check the rules here ya. See you later ^ _ ^

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s