Posted in Classic, Gramedia Pustaka Utama, Sir Arthur Conan Doyle

Resensi The Valley of Fear – Lembah Ketakutan

Lembah KetakutanJudul : The Valley of Fear – Lembah Ketakutan

Pengarang : Sir Arthur Conan Doyle

Tahun Terbit : Cetakan ketiga, Maret 2006

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Jumlah hal : 304 halaman

Kategori : Fiksi, Novel

Dibeli tanggal: 11 Desember 2007

Harga : Rp25.000,- (Gramedia Online)

My rating: 5 of 5 stars

Sinopsis Penerbit

Suatu pagi Sherlock Holmes menerima pesan dalam bentuk kode yang menginformasikan ancaman pembunuhan terhadap John Douglas di Manor House. Sayangnya Sherlock Holmes terlambat. Pada saat ia berhasil memecahkan kode itu, sudah terjadi pembunuhan terhadap John Douglas.

Sherlock Holmes dan Watson kemudian pergi ke lokasi kejadian di Sussex untuk menyelidiki pembunuhan tersebut. Penyelidikan mereka berhasil menyikap rahasia besar di balik pembunuhan itu, dengan motif yang bermula di Amerika. Meskipun tidak punya cara untuk membuktikannya, Sherlock yakin Profesor Moriarty terlibat dalam hal ini, karena cuma Moriaty yang tertantang untuk menghabisi seseorang yang berkali-kali lolos dari maut.

My Review

Holmes menerima pesan bersandi yang memberitahukan bahwa John Douglas sedang dalam bahaya. Holmes menduga bahwa Profesor Moriarty, seorang perencana kejahatan berkedok malaikat, ikut terlibat. Tidak lama berselang, Inspektur MacDonal dari Scotland Yard datang dan memberitahukan bahwa John Douglas telah terbunuh di rumahnya di Manor House.

Bersama mereka mendatangi tempat kejadian dan menemukan bahwa John Douglas terbunuh dengan cara yang sangat mengerikan. Wajahnya hancur tertembak oleh senapan tabur.Sebuah kartu bertuliskan ‘V.V. 341’ tergeletak bersama korban.

Dugaan sementara adalah pembunuh merupakan orang luar yang menaruh dendam kepada John Douglas. Penemuan sepeda tanpa pemilik di suatu tempat tersembunyi menguatkan dugaan ini. Setelah dilacak, ditemukan bahwa pemilik sepeda ini merupakan orang asing yang mempunyai ciri-ciri fisik seperti John Douglas dan memakai mantel pendek berwarna kuning.

Namun alih-alih mengejar tersangka, Holmes malah ribut mencari sebuah barbel milik korban yang hilang. Dan seperti biasa, Holmes lah yang benar.

My Note

Dilengkapi oleh kisah mengerikan dibalik kasus, The Valley of Fear tampaknya bisa menyaingi A Study in Scarlet.

Seperti biasa, ending cerita begitu tidak terduga dan menyentuh. Memaksa saya lagi-lagi harus mengakui bahwa novel Sherlock yang ini juga amazing.

Ditambah lagi dengan kemunculan Profesor Moriarty disini, suatu sosok yang sudah lama saya tunggu-tunggu kemunculannya, yang meskipun cuma namanya saja yang disebut-sebut menimbulkan kesan Holmes sudah menemukan tandingan yang sepadan, yang tampaknya juga menjanjikan petualangan berikutnya  yang lebih menegangkan.

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

7 thoughts on “Resensi The Valley of Fear – Lembah Ketakutan

  1. maaf mbak, saya agak oot.
    mungkin ini sama dengan novel “sherlock holmes mafia lembah vermissa” dari visimedia yang saya baca.
    kalo saya mau lanjut baca sambungan dari novel ini, apa judul nya yang harus saya cari yah.?
    karena saya mau tau kelanjutan ceritanya dengan Profesor Moriarty.
    karena dinovel ini saya penasaran dengan orang dalam holmes “porlock” yang di film nya dia ternyata seorang wanita yang disukai oleh sherlock holmes dan akhirnya mati.
    dan juga penasaran banget gimana akhirnya holmes berhadapan dengan profesor Moriarty.
    terima kasih.

    Like

    1. Yap, ini sama dengan Lembah Vermisa-nya visimedia.

      Setahu saya novel The Valley of Fear ini novel satu kasus. Jadi bisa dibilang tidak ada sambungannya. Namun, biasanya di novel-novel berikutnya, kasus-kasus yg pernah ditangani oleh Holmes sering juga disebut-sebut sebagai referensi.

      Saya sudah lama tidak membaca ulang The Valley of Fear, jd lupa siapa Porlock, hehehe. Saya jg belum pernah menonton filmnya. Hanya saja setahu saya Holmes tidak pernah menyukai wanita. Bisa dibilang dia menghindari untuk suka dgn wanita. Satu-satunya wanita yg diKAGUMI Holmes karena kePINTARannya adalah Irin Adler dalam kasus Skandal Bohemia yg bisa kmu temukan di buku Petualangan Sherlock Holmes.

      Bagaimana Holmes berhadapan dengan Moriarty ada di buku Salam Terakhir. Lanjutannya ada di buku Kembalinya Sherlock Holmes. Saya kurang tau ad berapa sebenarnya seri Sherclock Holmes. Yg saya tahu cuma 9 seri ini yg ada di box set terbitan Gramedia di sini.

      Selamat berpetualang bersama Holmes ya ^_^

      Like

      1. nah itu dia masalah nya, awalnya saya hanya baca e-book penelusuran benang merah (itu saya berani baca karena saya baca2 spoiler pertemuan dr. Watson dan Holmes dan menyimpulkan kalau itu awal dari seri2 novel nya).
        Terus karena saya kemaren “lapar mata” di gramedia, saya jadi beli sherlock holmes mafia lembah vermissa dan 12 best strories of shrelock holmes (choosen by si arthur conan doyle) terbitan visimedia tanpa tau urutan membaca novel nya biar bener2 dapet feel nya.
        sekarang saya baru tau urutan novel nya setelah google.
        kalau udah gini bingung juga jadinya karena visimedia juga judul covernya pada beda2 dengan novel yang asli (mungkin).
        sory nih jadi curhat hehehehehe.
        makasih buat Info nya mbak, saya jadi tau hunting buku yang mana agar saya dapet baca kelanjutan holmes dengan musuhnya yang “wah” yaitu profesor moriarty, karena bakalah masih ngegantung bagi saya tanpa tau ending pertarungan diantara mereka berdua😀
        eiitt jangan di spoiler juga yah gimana ending nya :p

        Like

      2. Samaaaa…dulu waktu awal kenal Holmes, sy juga “lapar mata” pengen beli semua buku yg ad judul Sherlock Holmes nya. Sampai2 terbeli 2 buku yg sama tp judul dan penerbit nya beda. Pernah juga kebeli Sherlock Holmes yang pengarangnya bukan Sir Arthur Conan Doyle *jadi ikutan curhat juga*😀

        Strong recommended sih mending beli box-set nya saja dari satu penerbit yang sama. Untuk tahu urutan bukunya bisa di liat dari tanggal first published-nya.

        Yap, A Study in Scarlet merupakan seri pertama dari Sherlock Holmes atau lebih tepatnya buku pertama tentang Sherlock Holmes yang ditulis oleh Conan Doyle.

        Oh ya, kamu sudah pernah ke situs Goodreads belum? Di sana referensi buku nya komplit. Selain tahu judul asli buku, cover asli, judul dalam edisi lain, cover dalam edisi lain dsb, kita juga bisa tahu berapa rating para pembaca untuk buku tersebut. Tapi hati-hati juga sih, di sana banyak bertebaran spoiler ^_^

        Like

  2. sebenarnya, sebelumnya saya sudah baca beberapa novel2 lain sebelum saya coba baca novel2 nya sherlock holmes ini, jadi saya sudah mengenal goodreads ini.

    awal setelah saya selesai baca “mafia lembah vermissa” nya visimedia saya langsung search tuh judul di goodreads, tapi ternyata buku2 nya visimedia itu gak ada disana, sehingga saya tidak punya referensi dan petunjuk untuk buku2 sherlock holmes nya visimedia ini mbak.

    oia ngomong2 soal spoiler di goodreads, saya jadi gak berminat beli lanjutan dari “negeri para bedebah” yaitu “negeri diujung tanduk” by tere liye karena baca spoiler2 nya di goodreads, padahal sebelum baca spoiler2 tsb saya sudah minat banget buat beli novel negeri diujung tanduk tsb wakakakaka

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s