Posted in Books, Fantasy, Gramedia Pustaka Utama, John Connolly

The Book Of Lost Things – Kitab Tentang Yang Telah Hilang

Judul: The Book of The Lost Things – Kitab Tentang Yang Telah Hilang

Pengarang: John Connoly

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

I would like to say thank to my friend, SLW, yang sudah merekomendasikan buku ini. I really really like this book.

“Dongeng ini diperuntukkan bagi orang dewasa, terutama yang masih ingat saat-saat ketika masa kanak-kanak mulai berlalu dan jalan menuju kedewasaan telah terbentang.

Ini dongeng tentang anak lelaki bernama David, yang tersesat ke sebuah negeri di mana Snow White, Putri Tidur, dan si Tudung Merah bukanlah seperti yang kita kenal dalam buku-buku cerita. Negeri ini diperintah oleh seorang raja yang menyimpan rahasia-rahasianya dalam sebuah kitab misterius: Kitab Tentang Yang Telah Hilang.”

Sebenarnya saya sudah selesai membaca buku ini pada 16 Desember 2011 lalu. Jadi tersenyum sendiri saat melihat kesan yang saya tulis sendiri di diary saya sesaat setelah selesai membaca buku ini.

Sepertinya saya paham kenapa dongeng ini diperuntukkan untuk orang dewasa. Bukan karena ada adengan porno di dalamnya. Tapi lebih karena dongeng ini membuat fairytale indah yang selama ini kita percayai menjadi menyeramkan. Sangat menyeramkan.

Kalau kau anak-anak mungkin kau tidak akan berani lagi membaca dongeng, seindah apapun kisahnya. Kalau kau orang dewasa (yang waktu masih anak-anak percaya dengan dunia dongeng) kau tidak akan takut dengan si Lelaki Bongkok (karena sebagian dari dirimu tahu kalau dia hanyalah khayalan John Connoly dan sebagian yang lain akan mengingatkanmu kalau David telah mengalahkan si Lelaki Bongkok) tetapi buku ini akan tetap membuat mu percaya bahwa dunia dongeng memang ada.

Bagian paling berkesan 1: Halaman 466 paragraf terakhir

‘… Dia menjadi pengarang dan menulis buku yang diberinya judul Kitab Tentang yang Telah Hilang, dan buku yang sedang kaubaca ini adalah buku karangannya. Dan kalau anak-anak bertanya kepadanya, apakah kisah ini benar, dia akan menjawab, Ya, kisah ini benar, atau sebenar yang mungkin terjadi di dunia ini, sebab seperti itulah dia mengingatnya.

Dan anak-anak itu menjadi anak-anaknya, bisa dikatakan demikian. …’

Bagian paling berkesan 2: Halaman 467 paragraf terakhir

‘… Dia suka bercerita pada mereka tentang berbagai kisah dan buku-buku, dan menjelaskan pada mereka bahwa kisah-kisah itu ingin dibaca, dan segala sesuatu yang perlu mereka ketahui tentang kehidupan serta negeri yang ditulisnya, atau tentang negeri atau dunia apa pun yang mereka bayangkan, semua itu ada di dalam buku-buku.

Dan beberapa anak-anak itu memahami, namun ada juga yang tidak memahami.’

Selain bagian yang paling berkesan, saya juga punya bagian paling favorit. Snow White ternyata sangat menyebalkan. Saking menyebalkannya para kurcaci ingin dia tidur sejenak (tidur sejenak yang sangaaat lama,) dengan memberikannya apel beracun. Tetapi rencana mereka gagal karena mereka salah memperhitungkan dosis apel beracunnya. Akibatnya sang Putri hanya tertidur sejenak (bukan tertidur sejenak yang sangaaaat lama). Mereka juga marah dengan Pangeran yang tahu-tahu muncul dan asal cium perempuan tak dikenal yang kebetulan sedang tidur waktu dia lewat.  Bukannya mengawini Snow White, sang Pangeran malah pergi begitu saja dan tidak tampak lagi batang hidungnya. Para kurcaci  juga gagal menimpakan kejahatan tersebut kepada ibu tiri Snow White karena si ibu tiri pada saat itu punya alibi, saat itu si ibu tiri ternyata sedang pergi meracuni orang lain. Hohoho…ini adalah satu-satunya cerita yang bisa membuat saya tertawa sejenak ditengah-tengah cerita yang suram ini.

Author:

Love book and wanna study abroad to Holland

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s